Foto / Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
Bengkulu,Beritarafflesia.com– Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu pada hari rabu minggu depan akan mentransfer anggaran sebesar Rp, 179.674.680.000 pemerintah Kota dan pemerintah Kabupaten.
Diketahui anggaran yang akan di transfer malalui Pemerintah Kota dan Kabupaten yakni, Pemkot Bengkulu Rp. 33 Miliar lebih, Rejang lebong Rp. 21 Miliar lebih. Bengkulu Selatan Rp,15 Miliar lebih, Bengkulu utata Rp.23 Miliar Lebih.,Lebong Rp,11 Miliar lebih, Kaur Rp 12 Miliar Lebih, Kepahiang Rp,14 Miliar lebih, Muko- muko Rp. 16 Miliar lebih, Seluma Rp. 17 Miliar lebih, Bengkulu tengah Rp. 12 Miliar Lebih.
Renacana uang senilai ratusan miliar rupiah yang di transfer melalui rekening seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu pada minggu depan tersebut diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan pembayaran iuran BPJS gratis bagi masyarakat di masing- masing daerah dan kota Bengkulu. Hal ini di ungkapkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan,pada minggu,(11/5/2025)
Dalam keterangan Helmi Hasan bahwa komitmen pemerintah provinsi untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah tetap menjadi prioritas utama. Ia menyebutkan, anggaran yang akan dikucurkan berpariasi sesuai kebutuhan di daerah yang mencakup mencapai jumlah ratusan miliar.
Ia pun berharap dengan anggaran yang di transfer ke kabupaten dan kota cukup signifikan ini diharapkan dapat mempercepat perbaikan kualitas jalan yang rusak serta membayar BPJS gratis untuk masyarakat di daerah.
“Insya Allah rabu minggu depan kita transfer anggaran ratusan miliar rupiah ke seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Dana ini kita alokasikan untuk dua hal utama, yaitu pembangunan jalan yang rusak dan pembayaran BPJS gratis. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Helmi Hasan.
Menurut Gubernur, pembangunan jalan menjadi aspek krusial dalam menunjang konektivitas dan mobilitas masyarakat antardaerah. Ia menilai infrastruktur yang baik akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal dan distribusi barang serta jasa yang lebih efisien.
“Jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal ekonomi masyarakat. Petani bisa lebih mudah membawa hasil panennya, pedagang bisa lebih cepat mendistribusikan barang, dan anak-anak bisa lebih aman menuju sekolah. Ini menyangkut kehidupan banyak orang,” jelasnya.
Selain infrastruktur, alokasi dana juga akan digunakan untuk menjamin layanan kesehatan melalui program BPJS gratis. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menanggung iuran BPJS masyarakat yang belum mampu membayar, dengan harapan tidak ada lagi warga Bengkulu yang terkendala mengakses layanan kesehatan karena persoalan biaya.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Jangan sampai ada warga kita yang sakit tapi tidak bisa berobat karena tidak mampu bayar. Dengan dana ini, kita ingin pastikan mereka terdaftar sebagai peserta BPJS secara gratis,” tegas Helmi.
Gubernur juga menyampaikan harapan besarnya kepada pemerintah kabupaten dan kota agar memanfaatkan dana tersebut secara optimal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah demi mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Saya berharap pemerintah kabupaten dan kota benar-benar menggunakan dana ini untuk pembangunan yang tepat sasaran dan membayar BPJS masyarakat secara transparan. Jangan disia-siakan, karena uang ini adalah amanah rakyat,” ujar Helmi.
Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara transfaran dan akuntabel,serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurutnya, pengawasan internal dan eksternal harus diperkuat agar tidak terjadi penyalahgunaan dana.
“Kalau jalannya tidak diperbaiki, atau BPJS-nya tidak dibayar, tentu kita akan evaluasi. Kita ingin hasil yang konkret, bukan sekadar laporan. Karena masyarakat menunggu bukti, bukan janji,” demikian tutup Helmi.(BR1)













