Milenial Adalah Pemilih Cerdas untuk Perubahan

- Penulis

Rabu, 11 November 2020 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritarafflesia.com- Mahasiswa adalah pemilih yang sehat dan cerdas, sehingga mereka harus menunjukkan perannya dalam Pemilu Serentak 2020.

Demikian ditegaskan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemkominfo, Prof Widodo Muktiyo, dalam Seminar Daring bertema Memilih Pemimpin Ideal di Mata Milenial yang dilakukan dalam rangka Sosialisasi Pemilihan Serentak 2020. “Mahasiswa jangan menganggap tidak punya peran untuk perubahan,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Menurut Dirjen IKP, mahasiswa sebagai golongan intelektual, harus mampu memberikan edukasi, baik kepada lingkungan terkecil keluarganya, masyarakat maupun lingkungan yang lebih luas lagi. Edukasi dalam kaitannya Pemilihan Serentak 2020 ini, antara lain menyebarluaskan pemahaman dalam alam demokrasi ini tentang pemimpin terpilih adalah cerminan rakyat.

“Tipe pemimpin ideal adalah tipe harapan yang bisa menampung aspirasi masyarakat, terutama dari kelompok milenial,” kata Widodo.

Lebih lanjut, ia berharap agar kelompok milenial dengan pemerintah bersama-sama melawan hoaks yang belakangan ini marak beredar di media sosial (medsos). Dirjen IKP melihat ancaman baru keutuhan Indonesia saat ini adalah propaganda yang terjadi di medsos.

Dalam seminar daring yang diikuti lebih 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi itu, Dirjen IKP menyampaikan data pengguna internet mencapai 175 juta (64 persen) dan akses medsos 160 juta (59 persen). “Ini kekuatan baru yang menjadi harapan sekaligus ancaman,” katanya.

Baca Juga  Pendaftaran CPNS 2024 Segera Dibuka, Berikut Daftar 19 Daerah Sudah Umumkan Formasi Update info pendaftaran CPNS dan PPPK 2024.

Internet maupun medsos, lanjut dia, mampu mempengaruhi pikiran manusia (opini) secara masal, dalam waktu singkat, dengan biaya yang murah dan sulit dilacak. Meski demikian, hal tersebut sekaligus menjadi ancaman, berupa provokasi, agitasi ataupun propaganda.

Ada banyak cara yang dilakukan pemerintah dalam menangani ancaman di medsos tersebut, mulai dari penegakan hukum sampai edukasi publik. Literasi digital berupa edukasi dan pemberian wawasan kepada masyarakat terkait pemanfaatan Internet dan medsos.

“Milenial harus melawan hoaks. Mahasiswa bisa menjadi direktur medianya sendiri. Mahasiswa adalah naian dari masyarakat yang bisa memproduksi konten, mengkonsumsi, dan mendistribusinya,” kata Widodo.

Seminar Daring Memilih Pemimpin Ideal di Mata Milenial juga menghadirkan Peneliti Perludem Bidang Partisipasi Kaum Muda dan Teknologi Pemilu Nurul Amelia dan Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Ismail Cawidu.

Menurut Nurul, ada beberapa pandangan milenial tentang pemimpin yang ideal. Antara lain, milenial cenderung menolak pemimpin tunggal, anti pemimpin yang berlatarbelakang kasus korupsi dan kekerasan seksual. “Milenial suka pemimpin yang komunikatif di medsos,” katanya.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Polda Lampung Gelar Bazar, Pasar Rakyat, Olahraga Bersama, dan Bakti Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru