Gubernur Rohidin Harap, Sekolah Ramah Anak Terintegrasi hingga Kabupaten/Kota

- Penulis

Selasa, 20 April 2021 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Rohidin saat menyampaikan kepada Fasilitator Nasional (Fasnas) Sekolah Ramah Anak Provinsi Bengkulu Maulida Suryani di ruang kejanya selasa (20/4/21)

 

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Sekolah ramah anak (SRA) adalah Program yang digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menghadirkan jaminan agar hak-hak anak terpenuhi, jauh dari kekerasan diskriminasi bullying, dan tindakan menyimpang lainnya.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan SRA merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak. Oleh karena itu, Pemerintah provinsi (Pemprov) sangat mendukung SRA dapat hadir di Bengkulu.

Lebih lanjut, menurut Rohidin, kehadiran SRA harus terintegrasi hingga ke kabupaten/kota. Ini memerlukan peran aktif dari Dinas PPPA provinsi hingga kabupaten/kota dalam mensosialisasikannya.

“Jadi, nanti SRA perlu digagas dan dikoordinasikan hingga kabupaten/kota agar sekolah ramah anak dapat terwujud di seluruh daerah,” sampai Rohidin usai menerima audiensi Fasilitator Nasional (Fasnas) Sekolah Ramah Anak Provinsi Bengkulu, di ruang kerja, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga  Jalan Pemprov Terancam Putus, Dinas PUPR Siap Lakukan Pemantauan

Sementara Fasilitator Nasional (Fasnas) Sekolah Ramah Anak Provinsi Bengkulu Maulida Suryani mengungkapkan saat ini ada 4 kabupaten yang sudah memiliki Sekolah Ramah Anak (SRA). Diantaranya Kepahiang, Seluma, Rejang Lebong dan Mukomuko. Oleh sebab itu, Bengkulu terpilih sebagai Pilot Project dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Keaktifan provinsi Bengkulu dalam merespon program yang diluncurkan Kemen PPA menjadikan Bengkulu sebagai pilot project SRA se Indonesia,” terang Maulida.

Menurutnya, SRA akan dibentuk mulai dari jenjang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga SMA (Sekolah Menengah Atas). Dan saat ini, tengah dirancang SRA dapat terbentuk pada 23 sekolah dari berbagai jenjang yang ada di 5 kabupaten/kota.

“Tadi juga, gubernur sangat mengapresiasi SRA terwujud di setiap kabupaten/kota. Hal ini akan diupayakan bersama Dinas PPA Provinsi dan kab/kota untuk mensosialisasikan SRA, sehingga seluruh kabupaten/kota memiliki SRA,” tutup Maulida.(BR)ADV

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru