Dianggap Tak Anggarkan Bansos Selama PPKM, Gubernur Bengkulu Bantah Data Yang Dikeluarkan Kemendagri

- Penulis

Kamis, 22 Juli 2021 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Kamis (22/7) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membantah data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyebut Bengkulu tak menganggarkan bantuan sosial (bansos) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ia menyebut data yang dipaparkan Kemendagri belum mencakup laporan terakhir dari Bengkulu.

“Bansos tetap ada. Kita tetap ada di kabupaten/kota, meski nilainya tidak besar,” kata Rohidin saat dihubungi CNNIndonesia.com

Ia menyebut Bengkulu menganggarkan bantuan sosial ratusan juta rupiah. Dana itu dipakai untuk memberi bantuan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

Tujuh kelompok sasaran bansos di Bengkulu adalah pedagang kantin sekolah, tukang ojek, supir angkot, disabilitas, buruh bongkar muat kapal, dan penghuni panti asuhan. Rohidin menyebut penerima bansos itu tersebar di 9 kabupaten dan 1 kota di Bengkulu.

“Dengan pola begini, relatif sudah tersentuh, tapi kalau terpenuhi semua belum, tapi semua tersentuh,” tuturnya.

Bengkulu juga memberikan bantuan sosial berupa beras. Sebanyak 122.368 kilogram beras telah disalurkan ke keluarga penerima manfaat.

Baca Juga  Cendekiawan Muslim Betungan Buat Unit Keuangan Sebagai Wadah Dana Para Dermawan

Selain itu, Rohidin mengaku menyalurkan berbagai bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat. Beberapa di antaranya bantuan sosial lewat program BLT Dana Desa dan Program Keluarga Harapan.

Ia juga menggunakan zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan Baznas untuk menyalurkan paket sembako. Bengkulu juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk menyalurkan bansos dari dnaa CSR.

Sebelumnya, Kemendagri merilis laporan keuangan pemerintah daerah di masa PPKM Darurat. Salah satu poin laporan tersebut adalah realisasi anggaran bantuan sosial yang dikelola Pemda.

Laporan itu mengungkap ada tiga provinsi yang tidak menganggarkan satu rupiah pun untuk bantuan sosial per Kamis (15/7). Tiga daerah itu adalah Sumatera Barat, Bengkulu, dan Bali.

Sementara itu, 31 provinsi lainnya belum memenuhi target pencairan bansos. DKI Jakarta jadi provinsi dengan tingkat penciran anggaran bansos paling tinggi, yaitu 41,73 persen dari total anggaran Rp7,2 triliun. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Bersama Nelayan Malabero, Polda Bengkulu Tegaskan Distribusi BBM Subsidi Tetap Terjaga
Polres Mukomuko Optimalkan Patroli Dialogis Demi Menjaga Keamanan Wilayah
Polda Bengkulu Gelar Senam Bersama dan Pengecekan Personel untuk Tingkatkan Kebugaran dan Disiplin
Pastikan Program MBG Aman Dikonsumsi, Sidokkes Polres Kepahiang Lakukan Pemeriksaan Food Security
Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gagalkan Peredaran Sabu Modus Paket Travel
Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Sindang Kelingi
Polres Kepahiang Gelar NGOPI TAWAR di Desa Tapak Gedung, Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako
Polda Bengkulu Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Bio Solar di Rejang Lebong
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:49 WIB

Dialog Bersama Nelayan Malabero, Polda Bengkulu Tegaskan Distribusi BBM Subsidi Tetap Terjaga

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Polres Mukomuko Optimalkan Patroli Dialogis Demi Menjaga Keamanan Wilayah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:39 WIB

Polda Bengkulu Gelar Senam Bersama dan Pengecekan Personel untuk Tingkatkan Kebugaran dan Disiplin

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:39 WIB

Pastikan Program MBG Aman Dikonsumsi, Sidokkes Polres Kepahiang Lakukan Pemeriksaan Food Security

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gagalkan Peredaran Sabu Modus Paket Travel

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemdes Bandung Baru Salurkan BLT-DD Tahun 2026 kepada 9 KPM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:44 WIB