Harga TBS Anjlok, Petani Sawit Hearing ke Gubernur Rohidin

- Penulis

Sabtu, 25 Juni 2022 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terima Audiensi Perwakilan Petani Sawit terkait Anjloknya Harga TBS, Gubernur Rohidin Minta Jangan Anarkis

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Gubernur Rohidin Mersyah menerima audiensi Perwakilan Masyarakat Kec. Ulok Kupai dan Kec. Napal Putih Kab. Bengkulu Utara terkait permasalahan anjloknya Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (24/6/2022).

Kepala Suku Pekal Marga Ketahun Kabupaten Bengkulu Utara, Zamhari AS mengatakan, bahwa perwakilan Petani Kelapa Sawit Kabupaten Bengkulu Utara bertemu Gubernur Bengkulu dalam rangka menyampaikan terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Terima Audiensi Perwakilan Petani Sawit terkait Anjloknya Harga TBS, Gubernur Rohidin Minta Jangan Anarkis

“Saat ini, harga TBS semakin turun. Apalagi di tingkat petani yang semakin jauh dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Zamhari.

Ia menjelaskan, pabrik atau perusahaan membeli TBS dengan harga 970 rupiah per kilogram. Sedangkan petani menerima hasil penjualan sekitar 300 rupiah per kilogram. Selain itu, perusahaan sawit juga membuat kebijakan pembatasan pembelian sawit berdasarkan jumlah kendaraan. Kendaraan truk hanya 50 per harinya, dan mobil kecil 30 per harinya.

“Rendahnya pendapatan yang diterima petani disebabkan karena biaya angkut, upah panen dan lainnya. Ditambah lagi, pihak pabrik juga membatasi kuota kendaraan yang masuk,” terangnya.

Terima Audiensi Perwakilan Petani Sawit terkait Anjloknya Harga TBS, Gubernur Rohidin Minta Jangan Anarkis

 

Sementara itu Gubernur Rohidin Mersyah beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan edaran penetapan harga sesuai kesepakatan, namun ternyata kepatuhan di tingkat pabrik sangat jauh dari yang ditetapkan.

Baca Juga  Dalam Rangka Peringati Hari Kemerdekaan, Kabahill Centre Gelar PKD Angkatan Ke-10 2023

“Situasi ini memang sudah permasalahan nasional, di mana kebijakan presiden pada waktu harga minyak goreng tinggi. Sehingga, ekspor bahan baku minyak goreng hingga CPO ditutup namun ternyata harganya tetap tinggi. Dan akhirnya terjadi pergantian menteri dan ada beberapa pejabat yang diperiksa aparat,” jelas Gubernur.

Terima Audiensi Perwakilan Petani Sawit terkait Anjloknya Harga TBS, Gubernur Rohidin Minta Jangan Anarkis

Lebih lanjut, Rohidin meminta masyarakat untuk tidak anarkis menanggapi permasalahan ini dan dirinya akan tetap terus memantau perkembangannya. Terakhir, dirinya membuat kebijakan kepada seluruh pabrik CPO yang ada di Bengkulu memastikan data produk CPO dan 20 persen kewajiban DMO tersuplai ke mana.

“Saya juga tidak mengerti simpulnya apa persoalan kelapa sawit CPO dan minyak goreng ini, sampai sekarang belum selesai dan berdampak dengan anjloknya harga TBS. Namun, Pemda akan terus memantau sejauh mana perkembangan hingga harga TBS dapat kembali normal dan Pemda juga sudah menyampaikan surat kepada presiden,” terangnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan harga beli Tandan Buah Sawit (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu dengan harga tertinggi yaitu Rp. 2,2 ribu per kilogram dan untuk harga terendahnya yaitu Rp. 1,6 ribu per kilogram.

Kemudian, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Bickman menjelaskan perusahaan CPO diberi toleransi dengan membeli sawit dari petani sekitar 5 persen dari harga yang ditetapkan atau Rp. 1,8 ribu per kilogram. Dan untuk harga di tingkat pabrik harus membeli kepada petani seharga Rp. 1,9 ribu per kilogram.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru