FKPT Bengkulu Libatkan Pemuda Cegah Konten Radikalisme dan Terorisme

- Penulis

Kamis, 7 Juli 2022 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FKPT Bengkulu Libatkan Pemuda Cegah Konten Radikalisme dan Terorisme

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Pelibatan pemuda dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme terus digalakkan guna meminimalisir penyebaran paham tersebut khususnya melalui dunia maya.

Plh. Ketua Forum Koodinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bengkulu Wibowo Susilo mengatakan pemuda sangat dekat dengan dunia maya, dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan dapat mencegah paham-paham radikalisme ini masuk ke dalam pola pikir para pemuda.

FKPT Bengkulu Libatkan Pemuda Cegah Konten Radikalisme dan Terorisme

“Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, dengan mencintai tanah air dan daerah kita sendiri merupakan salah satu upaya untuk mencegah paham radikalisme. Kita juga punya target 3000 konten kreatif dengan tema Cinta Tanah Air diikuti seluruh pemuda se-Provinsi Bengkulu dengan harapan konten-konten radikalisme bisa dilawan dengan konten-konten positif ini,” ujar Sekretaris FKPT Bengkulu Mas Bowo sapaan akrabnya, di aula Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu, pada kegiatan pelibatan pemuda dalam pencegahan radikalisme dan terorisme dengan pitutur kebangsaan “Ekspresi Indonesia Muda” yang dihelat Forum Koodinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bengkulu, Kamis (07/07) pagi.

Wakil Redaktur Pusat Media Damai dan Analis BNPT Ferry Novrika mengatakan dari pemuda ini pihaknya mengharapkan memiliki kesadaran penuh bahwa ada ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu.

FKPT Bengkulu Libatkan Pemuda Cegah Konten Radikalisme dan Terorisme

“Ancaman ini yang sangat membahayakan adalah melalui dunia maya yang sering kali konten-konten dari kelompok radikalisme ini berkamuflase, misalkan memainkan isu narasi politik, narasi sosial, narasi agama yang ditafsirkan secara sempit, kemudian narasi ekonomi misalnya narasi ketidakadilan dalam ekonomi dan narasi momentum pemilu hingga demonstrasi, mereka (kelompok radikalisme,red) memanfaatkan itu,” ujar Ferry.

“Diharapkan generasi pemuda ini menyadari, makanya kita berikan contoh-contoh yang jelas bagaimana kelompok radikalisme itu memainkan skema propaganda seseorang secara tidak sadar anak muda terpengaruh bahkan bersedia menjadi pengantin. Yang kita harapkan dari kegiatan ini juga pemuda mulai menemukan kesadarannya agar bisa memenuhi konten-konten positif di dunia maya untuk bisa melawan konten radikalisme seperti membuat konten kebangsaaan, toleransi, pemahaman agama yang terbuka dan konten-konten positif lainnya,” harapnya.

Baca Juga  Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, Gubernur Rohidin ; Ajak Pelajar Bengkulu Lestarikan Bahasa Daerah

NU Komitmen Mempertahankan NKRI dari Sejak Dulu

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu Dodi Isran, M.Pd.Mat dalam sambutannya, mengatakan kegiatan ini berawal dari upaya sinergi yang kuat BNPT dengan Ormas islam khususnya NU untuk memberantas radikalisme dan terorisme, hingga hari ini terlaksananya kegiatan ini di kampus STIESNU Bengkulu.

“Singkatan PBNU punya kepanjangan lain yaitu, kata P adalah Pancasila, B adalah Bhineka Tunggal Ika, N adalah NKRI, dan U adalah UUD 1945, jadi NU terus bersinergi dalam mempertahankan NKRI ini sudah sejak dulu hingga sekarang NU tetap berkomitmen mempertahankan NKRI. Selanjutnya, sering kali radikalisme dan terorisme ini dikaitan dengan agama islam pahadal tidak demikian, banyak orang mengartikan kata jihad dalam islam secara sempit, padahal makna jihad sangat luas, dalam beberapa pendapat ulama dan ahli tafsir menuntut ilmu itu salah satu bentuk jihad, jadi kewajiban para pemuda saat ini yaitu menuntut ilmu, di dalam islam tidak mengajarkan kekerasan, islam mengajarkan bagaimana rasa kasih sayang, bagaimana memanusiakan manusia. Dan mudah-mudahan para pemuda dengan kegiatan ini bisa menambah ilmu agar terhindari dari paham-paham radikalisme dan terorime,” harap Dodi.

Hadir juga vokalis ST 12 Dimas Moersas memberikan edukasi kepada pemuda melalui seni, dan Ketua KNPI Provinsi Bengkulu Achmad Tendri Yusfik Tohir yang juga sebagai pemateri.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepemimpinan Helmi Hasan, Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Pembangunan 2027, dan Fokus Mengetas Kemiskinan
Pemprov Apresiasi Program PEKA Merupakan Langkah Nyata dan Dorong Penerima Manfaat Mandiri Secara Ekonomi
HUT RI Ke- 81, Gubernur Helmi Hasan Undang Band Disabilitas Sarapan dan Berbincang tentang Musik
Sebanyak 1.711 Warga Binaan Lapas Bengkulu Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Syukuran HUT ke-81 RI, Gubernur Helmi Ajak Anak Yatim Lintas Agama Rasakan Kebahagiaan Kemerdekaan
Momentum HUT RI. Ke- 81, Pemprov Fokus Tingkatkan Layanan ke Masyarakat dan Kerja Nyata
Wagub Mian Hadiri Pengajian Akbar Maulid Nabi di Pesantren Hidayatul Qomariah
Malam Renungan Suci, Gubernur Helmi Hasan Ajak Masyarakat Wujudkan Cita-Cita Kemerdekaan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Kepemimpinan Helmi Hasan, Pemprov Bengkulu Perkuat Sinergi Pembangunan 2027, dan Fokus Mengetas Kemiskinan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Pemprov Apresiasi Program PEKA Merupakan Langkah Nyata dan Dorong Penerima Manfaat Mandiri Secara Ekonomi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:10 WIB

HUT RI Ke- 81, Gubernur Helmi Hasan Undang Band Disabilitas Sarapan dan Berbincang tentang Musik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.711 Warga Binaan Lapas Bengkulu Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Syukuran HUT ke-81 RI, Gubernur Helmi Ajak Anak Yatim Lintas Agama Rasakan Kebahagiaan Kemerdekaan

Berita Terbaru