Pemkot Kunjungi Langsung Titik Banjir Di Kota Bengkulu

- Penulis

Kamis, 1 September 2022 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawali Dedy Bersama Jajaran Pemkot Terjun Langsung Ke Genangan Air

Wawali Dedy Bersama Jajaran Pemkot Terjun Langsung Ke Genangan Air

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bergegas menuju ke beberapa titik banjir yang melanda Kota Bengkulu. Peninjauan dimulai dari Kelurahan Sukamerindu dan Tanjung Agung, Rabu (31/08/22). 

Wawali Dedy bersama jajaran Pemerintah Kota Bengkulu terjun langsung ke genangan air setinggi paha orang dewasa. Sepanjang jalan ia terus memperhatikan sekitar kawasan dan menanyakan kenapa genangan air tak kunjung surut.

Terlihat jalan yang sering dilalui warga terkepung banjir dan akses jalan tertutup. Tanpa ragu, Dedy bersama jajaran tetap melalui jalan tersebut dan menyempatkan diri mengecek kondisi rumah warga dan berinteraksi dengan masyarakat langsung.

Wawali Dedy Berinteraksi Dengan Masyarakat Langsung

Setelah itu, Dedy menemukan beberapa penyebab banjir yang tak kunjung surut. Diantaranya ialah masalah curah hujan tinggi, banjir kiriman, meluapnya sungai bengkulu hingga kurangnya normalisasi sungai dan drainase.

“Ya, penyebab pertama banjir yang terjadi pada tahun ini salah satunya curah hujan yang begitu tinggi, kedua kita melihat bengkulu seharian tidak hujan, tapi air juga tidak surut karena di gunung masih hujan, artinya ini banjir kiriman,” kata Wawali Dedy.

Selanjutnya, Dedy menjelaskan bahwa momen banjir kali ini menjadi ajang evaluasi pemerintah, salah satunya terkait normalisasi drainase.

“Kita bersama PUPR terus melakukan evaluasi. Pertama kita ada program normalisasi drainase dan sungai tentu yang kewenangan Kota Bengkulu. Tapi kalau kewenangannya nasional maka kami akan menyampaikan dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Di tengah kerumunan masyarakat, Dedy turut mengungkapkan rasa prihatin akan musibah banjir yang menimpa.

“Musibah ini datangnya dari Allah, kita tidak bisa menolak tinggal lagi bagaimana kita bijak menghadapi musibah ini dan pasti ada hikmah dibalik setiap musibah,” tuturnya.

Baca Juga  Kepercayaan Publik Terhadap Polri Terus Meningkat, SMSI Bengkulu Beri Apresiasi

Tetapi itu membuat pemerintah tak tinggal diam melihat musibah yang terjadi. Pemerintah bersama stakeholder berbondong-bondong memberikan bantuan, baik itu logistik, air bersih ataupun bantuan lainnya.

Pemerintah Memberikan Bantuan Kepada Warga Yang Terkena Dampak Banjir

“Disini pemerintah tidak tinggal diam, kami memastikan masyarakat yang tidak bisa memasak kita buatkan dapur umum. Ada kurang lebih 3000-5000 nasi bungkus yang sudah di distribusikan baik di kawasan Sukamerindu, Sawah Lebar, Rawa Makmur. Dan ini belum cukup karena yang terkena dampaknya puluhan ribu. Maka ada yang buka dapur umum mandiri, ada juga tadi bantuan dari Unib, Pelindo, PLN, Powerchina serta stakeholder dan juga dermawan lainnya. Mohon kita ketuk nurani kita untuk membantu sesama,” jelasnya.

Ditanya soal pintu air yang tak berfungsi dan sungai Bengkulu yang meluap di Kelurahan Tanjung Agung, Dedy berencana melakukan koordinasi ke balai sungai dan pemerintah setempat yang bertanggung jawab.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan balai sungai bagaimana ke depan kita minta untuk melakukan normalisasi. Dan saat ini kami Pemkot Bengkulu sedang mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangun waduk, semacam kolam retensi kurang lebih 5 hektar dan satu lagi 3 hektare,” ucapnya.

Wawali Dedy Harap Dengan Adanya Kolam Retensi Dapat Mengurangi Banjir

Dengan adanya kolam retensi, Dedy berharap bisa sedikit mengurangi dampak banjir. Sedangkan yang jangka panjangnya tentu pemerintah harus betul-betul normalisasi sungai, kemudian membuat bendungan, dengan tujuan tidak menyeberang ke daerah bantaran sungai.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB