Pemkot Dilema Soal Perekrutan PPPK

- Penulis

Jumat, 8 Juli 2022 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Dilema Soal Perekrutan PPPK

Pemkot Dilema Soal Perekrutan PPPK

Bengkulu,Beritarafflesia.com-Selasa (5/7/2022) siang, DPRD Kota Bengkulu kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Bengkulu tahun anggaran 2021 di ruang rapat ratu agung, kantor DPRD.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto didampingi Wakil Ketua I Marliadi dan dihadiri para anggota dewan memutuskan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Bengkulu tahun anggaran 2021 ditingkatkan menjadi Perda.

Dengan hasil ini, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengucapkan terimakasih atas keputusan dari Dewan.

“Di tingkat legislatif secara bulat dan kompak tadi mereka sudah menyepakati dan menyetujui ditingkatkan jadi perda. Ini keharmonisan dan kekompakan kita, karena membangun Kota Bengkulu harus dengan kompak dan kebersamaan. Tanpa kekompakan tidak mungkin visi-misi walikota tercapai. Terimakasih pada dewan terhormat yang sudah mendedikasikan dirinya memikirkan rakyat Kota bengkulu dalam pembahasan ini,” tutur Dedy.

Dalam pembahasan tadi, ada salah satu fraksi yang memberikan catatan, diantaranya permasalahan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Bengkulu.

Baca Juga  Lantik Direktur Bank Bengkulu, Gubernur Rohidin Berharap Gencarkan Penyaluran KUR 

“Ada beberapa catatan secara spontan, diantaranya soal P3K. Walikota sudah memberikan arahah pada kami dan sekda agar kita memikirkan nasib P3K kurang lebih 3.000 orang ini. Ini dilematis, tetapi apabila keputusan sudah diambil mohon masyarakat juga memaklumi. Karena Walikota, Wawali, Dewan posisi dilema,” tuturnya.

Jelas Dedy, dilema yang dirasakan ialah bingung dalam mengambil keputusan karena harus memikirkan nasib ribuan orang.

“Satu sisi kita ingin diangkat semua, tetapi APBD kita tidak kuat. Saat ini saja belanja pegawai kita hampir 50 persen. Jika habis belanja saja kita enggak bisa bangun jalan, drainase, taman, nah inilah mohon pengertian. Tapi kita belum tau jumlahnya, tetapi eksekutif dan legislatif benar-benar memikirkan nasib PTT,” tutupnya(adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru