Jelang Pilkada 2024, Kepolisian Daerah Bengkulu Gelar  Simulasi Sistem Pengamanan Kota  

- Penulis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Pilkada 2024, Kepolisian Daerah Bengkulu Gelar  Simulasi Sistem Pengamanan Kota  

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Eko Agusrianto, menghadiri simulasi sistem pengamanan kota (Sispam Kota) yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah Bengkulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bengkulu tahun 2024, yang dilaksanakan di jalan wisata belakang Bencoolen Mal, Rabu (14/8/2024).

Jelang Pilkada 2024, Kepolisian Daerah Bengkulu Gelar  Simulasi Sistem Pengamanan Kota

Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan aparat keamanan dalam menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi selama proses Pilkada. Dalam kesempatan tersebut, Eko Agusrianto bersama sejumlah kepala OPD terkait, Forkopimda, dan stakeholder lainnya menyaksikan langsung jalannya simulasi yang menampilkan berbagai teknik pengamanan, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan insiden darurat.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Anwar, S.I.K dalam sambutannya, menyampaikan pesan penting terkait pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai.

Jelang Pilkada 2024, Kepolisian Daerah Bengkulu Gelar  Simulasi Sistem Pengamanan Kota

“Kesiapan dan komitmen dari semua pihak diperlukan agar Pilkada bisa berlangsung dengan aman, tertib, dan damai. Semua elemen, baik dari pihak kepolisian, pemerintah daerah, hingga masyarakat, harus berperan aktif dalam menjaga kondusifitas selama proses pemilihan ini,” tegas Brigjen Pol Anwar.

Baca Juga  Helmi-Dedy Dapat Hadiah Sebagai Bentuk Kenang-Kenangan dari BPRS Fadhilah 

Simulasi ini melibatkan anggota Polri dan Brimob, yang mempertontonkan berbagai skenario pengamanan yang kemungkinan besar akan terjadi selama proses Pilkada. Skenario tersebut meliputi pengendalian massa, penanganan kerusuhan, dan respon terhadap ancaman teror.

Dalam simulasi ini, anggota Polri dan Brimob memperagakan teknik pengendalian massa yang berkumpul dalam jumlah besar. Massa yang awalnya tenang mulai melakukan aksi demonstrasi yang berujung pada kerusuhan. Petugas kemudian membentuk barikade, menggunakan perisai, dan memanfaatkan gas air mata serta water cannon untuk membubarkan massa tanpa kekerasan.

Simulasi lain yang diperagakan adalah penanganan kerusuhan. Dalam skenario ini, sekelompok massa yang tidak puas dengan hasil pemilu mencoba merusak fasilitas umum. Anggota Brimob diterjunkan untuk meredakan situasi dengan cepat dan efektif. Taktik yang digunakan termasuk pembentukan formasi pertahanan dan penangkapan pelaku kerusuhan dengan tindakan yang terukur.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru