Warga Kepahiang Di Siram Air Panas Temanya Sendiri Lantaran Cemburu

- Penulis

Senin, 8 April 2024 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kepahiang Di Siram Air Panas Oleh Temanya Sendiri Lantaran Cemburu.

Warga Kepahiang Di Siram Air Panas Oleh Temanya Sendiri Lantaran Cemburu.

Kepahiang, Beritarafflesia.com- Sungguh sangat memprihatinkan kondisi Rina Purnama Sari (15) warga Padang Lekat Gang Musi Kabupaten Kepahiang selaku korban penyiraman air panas yang saat ini menjalani perawatan.

Rina Purnama Sari (15) mengalami luka bakar atau melepuh di hampir sekujur tubuhnya, akibat sengaja disiram dengan air mendidih oleh pelaku yang diduga salah seorang teman dari temannya sendiri. Kejadian ini dipicu karena pelaku cemburu, lantaran pacarnya menjalin hubungan Rina.

Hal ini dikatakan langsung oleh Rina, Jum’at 05 April 2024. Dengan kondisi masih tebaring lemah di atas kasur akibat luka bakar yang dialaminya, Rina menceritakan, awal terjadi peristiwa naas ini ketika dia menjalin pertemanan dengan seorang remaja yang ternyata adalah pacar dari terduga pelaku pelaku penyiraman ZA (17).

Hubungan dia dengan remaja laki-laki tersebut diakui Rina hanya sebatas teman, yang diakui pula sering berkomunikasi melalui pesan Whatshap. Karena dia sering berkomunikasi dengan remaja ini, terduga pelaku ZA cemburu.

Hingga kemudian terduga pelaku ZA menghubungi Rina melalui pesan WhatsApp, yang menanyakan soal hubungan mereka. Meskipun sudah dijelaskan, tapi terduga pelaku ZA yang sudah diselimuti cemburu buta, tetap tidak mempercayainya.

“Saya disiram dengan air mendidih oleh ZA, karena dia cemburu melihat kedekatan saya dengan AA (Pacar ZA, red). Padahal kedekatan kami hanya teman, hanya sebatas teman saja,” ujar Rina.

Menurut Rina, tindakan ZA diawali dengan sering melakukan pengancaman melalui pesan WhatsApp. Tak hanya sebatas ancaman melalui pesan WhatsApp, lanjut Rina lagi, di hari naas tersebut ZA bersama AU yang merupakan teman 1 sekolah Rina kembali menghubungi Rina melalui Whatsapp, untuk bertemu.

Baca Juga  Pemdes Mekar Sari Salurkan BLT dd Ke 15 Kpm

Lantaran tidak ingin memperpanjang masalah, pengakuan Rina, dirinya pun menuruti keinginan ZA untuk bertemu.

“Pagi itu, saya lagi di tempat teman, rumahnya di Desa Permu. Kemudian masuk lagi pesan WhatsApp dari ZA untuk mengajak bertemu, hingga akhirnya ZA rupanya berdua dengan teman sekolah saya, menjemput saya di Desa Permu. Saya dijemput menggunakan sepeda motor, kami berbonceng tiga,” jelasnya.

“Lalu, saya di bawa ke salah satu rumah yang berada di jalan Sidodadi, hingga terjadilah penyiraman ini,” sambungnya lagi.

Sebelum melakukan penyiraman menggunakan air mendidih, sesampai di rumah tersebut, dirinya dipaksa oleh terduga pelaku ZA yang ditemani AU, untuk menuliskan surat pernyataan yang isinya tidak mengulangi menjalin hubungan dengan AA.

Karena rina tergolong anak yang polos Tidak menaruh curiga dan ingin mengakhiri perselisihan itu, Rina pun mengikuti kemauan ZA, dengan menuliskan surat pernyataan itu di atas materai.

Tetapi hal tak terduga oleh Rina pun tejadi usai menanda tangani surat pernyataan tersebut. Lantaran dari arah belakang tiba-tiba dirinya disiram terduga pelaku ZA menggunakan air yang masih mendidih.

“Jadi saya selaku keluarga berharap kejadian yang menimpa keponakan saya bisa diselidiki jangan-jangan ada motif lain,” jelas Marwan selaku paman korban, Sabtu (6/4/2024).(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026
DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Satlantas Polres Kepahiang Laksanakan Pengaturan dan Pengamanan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2026
Patroli Blue Light Satlantas Polres Kepahiang, Polisi Hadir Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas di Malam Hari
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:13 WIB

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:37 WIB

Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Kunjungi RSUD M. Yunus, Gubernur Helmi Hasan Beri Semangat Pada Pasien

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:11 WIB