Pasca Ditertibkan, Pedagang Pasar Minggu Simpan Barang di TPU Belakang Pondok, Warga Geram

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Aksi sejumlah pedagang Pasar Minggu yang menaruh sisa lapak dagangan mereka di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belakang Pondok membuat warga setempat geram.

Lapak-lapak yang telah dibongkar usai penertiban Satpol PP itu justru dipindahkan ke dalam area pemakaman, menimbulkan keresahan terutama bagi keluarga pemilik makam.

Laporan warga yang merasa dirugikan langsung disampaikan kepada ketua makam dan pihak kelurahan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua Makam Belakang Pondok Supran Aidi bersama Lurah Belakang Pondok Leny Chairani segera menegur para pedagang dan meminta mereka memindahkan serta membersihkan barang-barang yang sudah terlanjur ditaruh di area makam.

Kasat Pol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang bersama anggotanya juga turun langsung ke lokasi pada Kamis pagi (27/11/2025).

Dari hasil peninjauan, ditemukan banyak barang milik pedagang seperti meja, kotak kayu, payung, hingga serpihan lapak yang memenuhi area pemakaman.

Tadi saya sudah ke sana melihat langsung. Dari pihak kelurahan dan pengurus makam sudah memberitahu pedagang untuk mengangkut barang-barangnya dari kawasan makam. Kita minta untuk segera dipindahkan,” ujar Sahat.

Sementara itu, Lurah Belakang Pondok Leny Chairani menjelaskan bahwa pedagang yang menaruh barang-barang tersebut bukan warga asli Bengkulu, melainkan pedagang pendatang dari berbagai daerah seperti Palembang, Padang, dan Medan. Mereka tinggal sementara dengan menyewa tempat di sekitar kelurahan.

Tadi kita minta dalam dua hari sudah harus bersih. Mereka sudah mulai memindahkan. Mereka rata-rata dari luar daerah, ngontrak di sini, tapi membuat kotor Kota Bengkulu,” tegas Leny.

Ia menambahkan bahwa TPU tidak boleh dijadikan tempat penyimpanan barang dalam situasi apa pun, apalagi setelah penelusu

Baca Juga  Pengerjaan Jembatan Ditebeng Rampung November, Walikota Minta Masyarakat Harap Bersabar

rtiban.

Ketua Makam sekaligus Ketua Adat setempat Supran Aidi juga menyayangkan tindakan para pedagang tersebut. Menurutnya, barang-barang lapak yang ditumpuk di area makam menutupi sejumlah makam dan mengotori kawasan pemakaman.

Mereka meletakkan sisa-sisa jualan di lahan makam. Makam jadi tertutup dan terlihat kotor. Keluarga pemilik makam melaporkan ke saya. Sudah saya larang sebelumnya, tapi masih dilakukan,” jelas Supran.

Pihak makam memberikan waktu dua hari bagi para pedagang untuk mengangkut semua barang yang mereka taruh di area TPU. Jika batas waktu terlewati, barang-barang tersebut akan dianggap tak lagi berguna dan akan dibakar sebagai langkah pembersihan.

Kita tunggu sehari dua hari ini. Kalau tidak dipindahkan, berarti tidak berguna lagi. Kita akan bakar saja karena membuat kotor dan merusak pemandangan,” tegas Supran. (Br)


Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Pemkot Bengkulu Gelar Gotong Royong di Kawasan Wisata Pantai Panjang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:18 WIB

Plh Walikota Bengkulu Hadiri Reuni Akbar SMANDA Angkatan 1980–2025

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:11 WIB

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB