Foto/ Pemprov Bengkulu Apresiasi Pengukuhan Enam Guru Besar Universitas Bengkulu
BENGKULU, Beritarafflesia.com,– Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi pengukuhan enam guru besar Universitas Bengkulu (UNIB) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, pengembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan sumber daya manusia di Provinsi Bengkulu. Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Zahirman Aidi, saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Universitas Bengkulu di Gedung Serba Guna (GSG) UNIB, Rabu (22/7).
Dalam sambutannya, Zahirman Aidi menyampaikan bahwa bertambahnya jumlah guru besar di Universitas Bengkulu merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi modal penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah. Menurutnya, kehadiran guru besar tidak hanya memperkuat kapasitas akademik perguruan tinggi, tetapi juga berperan dalam melahirkan gagasan, penelitian, dan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan sivitas akademika Universitas Bengkulu terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menghasilkan berbagai solusi ilmiah terhadap tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, hingga pembangunan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, berbagai hasil penelitian dan inovasi diharapkan dapat diimplementasikan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat kemajuan Provinsi Bengkulu,” ujar Zahirman Aidi.
Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Ir. Indra Cahyadinata, M.S., menyampaikan ucapan selamat kepada para akademisi yang resmi dikukuhkan sebagai guru besar. Ia berharap jabatan akademik tertinggi tersebut menjadi amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui karya ilmiah, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Indra, guru besar memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, membimbing generasi penerus, serta meningkatkan reputasi Universitas Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga berharap para guru besar mampu menjadi teladan bagi dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam rapat senat terbuka tersebut, Universitas Bengkulu mengukuhkan enam guru besar, yakni Prof. Dr. Fahrudin JS Pareke, S.E., M.Si. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Amancik, S.H., M.Hum. dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Evi Maryanti, S.Si., M.Si. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Prof. Dr. Slamet Widodo, S.E., M.S. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Emelia Kontesa, S.H., M.Hum. dari Fakultas Hukum, serta Prof. Dr. Hendri Hestiawan, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik.
Pengukuhan enam guru besar tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Bengkulu untuk semakin memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bertambahnya guru besar, diharapkan lahir lebih banyak riset, inovasi, dan pemikiran strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Provinsi Bengkulu maupun kemajuan Indonesia secara keseluruhan.(Pahri)












