Foto/ Diklat Paskibraka Bengkulu Tengah 2026 saat Ditutup
BENGKULU TENGAH,Beritarafflesia.com, – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah secara resmi menutup Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 setelah seluruh rangkaian tugas pengibaran dan penurunan bendera dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlaksana dengan baik. Penutupan diklat ini dilaksanakan pada Selasa, (18/8/2026, dan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M.Si.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pembinaan dan pelatihan yang telah dijalani para anggota Paskibraka selama beberapa waktu. Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, perwakilan Kodim 0407 Kota Bengkulu, perwakilan Kepolisian Resor Bengkulu Tengah, Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ketua Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta panitia pelaksana diklat.
Kepala Bagian Kesbangpol Bengkulu Tengah, Tandri Donin, M.Pd., M.E., menyampaikan, penghargaan kepada seluruh peserta atas ketekunan dan kedisiplinan selama mengikuti proses pendidikan dan latihan.
Menurutnya, keberhasilan peserta menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 RI merupakan hasil dari proses seleksi, pembinaan, dan latihan yang dilakukan secara terarah. Ia menilai para peserta telah menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, ketahanan mental, serta semangat kebangsaan
Tandri juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah memberikan pembinaan secara konsisten, serta kepada orang tua atau wali yang senantiasa memberikan dukungan kepada para peserta.
Sementara itu, Sekda Bengkulu Tengah Tomi Marisi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan generasi muda yang telah diawali melalui pra-diklat pada 2–6 Agustus 2026 di Lapangan Gunung Bungkuk.
Ia menegaskan, Diklat Paskibraka tidak hanya berorientasi pada kemampuan menjalankan tugas upacara, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas, patriotisme, kedisiplinan, persatuan, dan rasa tanggung jawab generasi muda.
“Perbedaan suku, ras, dan agama harus menjadi kekuatan untuk mempersatukan bangsa. Disiplin dan jiwa korsa juga harus terus dijunjung dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Tomi.
Ia turut memberikan apresiasi atas keberhasilan seluruh anggota Paskibraka dalam melaksanakan tugas pada HUT ke-81 RI. Penghargaan juga disampaikan kepada panitia dan pelatih yang telah mempersiapkan peserta sesuai dengan ketentuan dan standar pelatihan.
Dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, Tomi Marisi secara resmi menyatakan Diklat Paskibraka Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2026 ditutup.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bersalaman dan foto bersama antara jajaran pemerintah daerah, panitia, pelatih, dan anggota Paskibraka sebagai bentuk penghargaan, kebersamaan, serta kenang-kenangan atas seluruh rangkaian pembinaan yang telah dilalui.”(Rizon)












