Pemprov Targetkan SPAM KOBEMA Tuntas di Tahun 2021

- Penulis

Rabu, 25 November 2020 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Melanjutkan pembahasan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Benteng Kobema (Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, dan Seluma). Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan (SP3) SPAM KOBEMA, Rabu (25/11) di Hotel Cornel Inn Bengkulu.

FGD yang dibuka langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Provinsi Bengkulu Hj.Yuliswani, ini membahas beberapa isu strategis yang menjadi kendala saat ini.

Yulis menjelaskan SP3 yang dulunya disebut Perjanjian Kerja Sama (PKS) adalah tindak lanjut kesepakatan bersama yang sudah ditanda tangani.

“Adapun maksud SP3 adalah untuk mensinergikan pelaksanaan SPAM Regional Benteng Kobema mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan pembangunan fisiknya yang terintegrasi, efisien, dan efektif bagi seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Yulis.

Lanjut Yulis, dalam menyusun SP3 ini tentunya sudah melalui tahapan-tahapan pembahasan yang sudah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga  Resmi Diluncurkan, OSS Berbasis Resiko Bakal Mudahkan UMKM

“Dimana pasal demi pasal sudah dibahas secara rinci yang dapat dipahami oleh semua pihak. Sehingga Focus Group Discussion (FGD) hari ini tidak banyak lagi yang akan dibahas dan tinggal menyempurnakan apa saja yang belum dilengkapi dan SP3 ini dapat kita tanda tangani pada hari ini,” paparnya.

Disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Ir. Mulyani, SP3 antara lain bertujuan sebagai dasar penyusunan alokasi anggaran pembangunan SPAM Regional Benteng Kobema.

“Isu strategis seperti penetapan tarif air curah yang diberlakukan dan Readiness Criteria belum terpenuhi yang meliput Surat kesiapan lahan, Surat kesediaan menerima aset, AMDAL, DED ini yang menjadi poin pembahasan kita. Pada intinya, kesepakatanlah yang kita cari agar ini cepat kita realisasikan pelaksanaannya,” Kata Mulyani.

Mengingat pemerintah telah berinvestasi 831 Miliar, Mulyani berharap pembangunan sarana air bersih tersebut dapat dituntaskan di Tahun 2021.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru