Kasus Temuan BPK Kepri Terkait Penyelewengan Dana Bansos Terus Bergulir

- Penulis

Jumat, 5 Februari 2021 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Riau, Beritarafflesia.com- Penemuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepri terkait penyelewengan dana Bansos Covid-19 Kepri Tahun Anggaran 2020, kini bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Satu persatu, pihak yang ada kaitannya dengan kasus ini dimintai keterangannya oleh pihak Intelijen Kejati Kepri.

Informasi yang diperoleh dari Pihak media di lapangan, disebut-sebut salah satunya pejabat di lingkungan Pemkot Batam berinisial G salah seorang yang diperiksa.

Yang bersangkutan dimintai keterangan tentang dugaan adanya proposal fiktif, dalam kegiatan Bantuan Sosial Tahun 2020 di Provinsi Kepri.

Terkait pemeriksaan G, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kepri, Jendra Firdaus belum mau berkomentar.

“Info yang bisa di publish benar  sedang ada penyelidikan dan masih mencari indikasi adanya penyimpangan,” kata Hendra saat dikonfirmasi pihak media pada, Rabu (3/2/2021) siang hari.

Katanya, saat ini tim masih menunggu hasil verifikasi dan klarifikasi oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau inspektorat wilayah.

Baca Juga  Terulang Lagi, Kejadian Pecabulan Terhadap Anak Bawah Umur di Batu Aji

Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, anggaran Bansos Covid-19 Tahun Anggaran 2020 itu sebesar Rp 102 miliar. Dikabarkan, jumlah paket sembako yang belum jelas pertanggungjawaban sebanyak 329.792 paket.

Pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri pada tahun 2020, menyediakan bansos berupa paket sembako di 6 Kabupaten/Kota, sebesar Rp114.498.534.325.

Bansos tersebut terdiri dari 369.806 paket sembako, antara lain untuk : Kota Tanjung Pinang sebanyak 34.090 paket sembako senilai Rp 10.152. 137 .000, Kota Batam sebanyak 284.223 paket senilai Rp 85.266.900.000,-Kabupaten Karimun sebanyak 35.000 paket senilai Rp 11.414. 375.000,-Kabupaten Lingga sebanyak 15.000 paket senilai Rp 2.211.296.150.

Kemudian Kabupaten Kepulauan Anambas sebanyak 6.881 paket dengan nilai Rp 3.769.411.800,-Kabupaten Natuna sebanyak 3.275 paket sembako dengan nilai Rp 1.684.414.375.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinsos Siagakan 55 Personel,Guna Antisipasi Bencana Musim Penghujan
Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Rempang
Kunjungan BPJS ke RSUD Harapan dan Doa.
Ketum (OMBB) Lakukan Kegiatan Kunjungi  Kantor (PT PLN) Kota Bengkulu
Kopdar Bareng Kepala BNNK, Kapolresta Garap Program Kampung Pokdarkamtibmas dan Bersinar
Walikota Helmi Beri Apresiasi, Gerak Cepat Tim Merah Putih Polresta Bengkulu Ungkap Kasus Pembunuhan Marbot Masjid
Gubernur Bengkulu Rohidin,  Sampaikan Nota Penjelasan Tentang Raperda RTRW
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot: Prokes Jangan Abai dan Tetap Waspada
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Januari 2024 - 14:50 WIB

Dinsos Siagakan 55 Personel,Guna Antisipasi Bencana Musim Penghujan

Rabu, 20 September 2023 - 18:10 WIB

Polri Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Rempang

Kamis, 20 Juli 2023 - 14:09 WIB

Kunjungan BPJS ke RSUD Harapan dan Doa.

Jumat, 28 April 2023 - 14:36 WIB

Ketum (OMBB) Lakukan Kegiatan Kunjungi  Kantor (PT PLN) Kota Bengkulu

Jumat, 24 Februari 2023 - 21:18 WIB

Kopdar Bareng Kepala BNNK, Kapolresta Garap Program Kampung Pokdarkamtibmas dan Bersinar

Berita Terbaru

Rejang Lebong

Pemdes Warung Pojok Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Kegiatan 2026

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:47 WIB