Kasus Covid-19 Menurun, Sekolah Tatap Muka Kembali Diizinkan

- Penulis

Kamis, 11 Februari 2021 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. Hal ini juga didukung perkembangan status Provinsi Bengkulu yang saat ini berada pada zona kuning yakni kasus Covid-19 berada pada tingkat rendah.

“Kita akan memulai sekolah tatap muka, dengan berpedoman pada SKB 4 menteri, menteri agama, menteri pendidikan, menteri dalam negeri dan menteri kesehatan terkait dengan sekolah tatap muka, karena hasil evaluasi kita Provinsi Bengkulu itu di posisi status kejadian covid-19 tingkat rendah, kita pada zona kuning ada beberapa kabupaten zona hijau,” ungkap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai Coffee Morning dan Rapat Persiapan Belajar Tatap Muka SMA/SMK, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu. Rabu (10/2/2021).

Sedangkan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, tambah Rohidin, keputusan tatap muka akan diserahkan kepada Bupati/Walikota masih – masing, yang akan melakukan evaluasi apakah bisa diterapkan atau tetap melalui daring.

“Dengan status kita saat ini maka sekolah tatap muka ini boleh dilakukan dan akan mulai kita terapkan, terutama yang menjadi kewenangan Pemprov itu SMA, SMK, SLB termasuk Madrasah Aliyah. Untuk SD dan SMP itu kita serahkan ke Bupati/Walikota untuk melakukan evaluasi menyeluruh sehingga bisa menyesuaikan dengan surat edaran itu, ini akan kita lakukan dalam waktu dekat,” jelas Gubernur Rohidin.

Baca Juga  Buka Rakernis Baintelkam, Kapolri: Presisi Dimulai dari Fungsi Intelijen

Protokol kesehatan sendiri wajib untuk dipatuhi oleh sekolah – sekolah yang nanti akan melakukan sekolah tatap muka. Nantinya, kata Gubernur Rohidin akan ada tim yang turun untuk melakukan evaluasi guna memastikan penerapan protokol kesehatan di tiap sekolah.

“Kita sudah sepakat dengan Forkopimda untuk memastikan bahwa protokol kesehatan itu diterapkan di sekolah – sekolah kemudian kita pantau dalam 1 – 2 minggu hingga 1 bulan, jika memang tidak menimbulkan kasus maka kita lanjutkan, namun jika sebaliknya akan kita lakukan perbaikan – perbaikan, nanti ada tim yang turun ke sekolah – sekolah,” tutup Gubernur.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru