Indeks Literasi Keuangan Masyarakat Rendah, Gubernur Rohidin Instruksikan TPAKD Bengkulu Lakukan Ini

- Penulis

Selasa, 27 April 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Menyampaikan Sambutan Pada Rapat Pleno TPAKD Provinsi Bengkulu, selasa (27/4/2021)

 

BENGKULU,Beritarafflesia.com – Indeks Literasi Keuangan masyarakat Bengkulu terbilang masih sangat rendah. Semua ini diketahui berdampak pada akses dan pengelolaan keuangan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga tidak memiliki perencanaan dan tujuan keuangan yang baik, penempatan instrumen investasi yang tidak tepat serta rentan terjebak oleh praktik investasi bodong.

Melihat persoalan tersebut, Gubernur Rohidin Mersyah menginstruksikan kepada TPAKD Provinsi Bengkulu bersama OPD teknis, pihak lembaga keuangan dan instansi terkait lainnya, melaksanakan upaya peningkatan literasi dan akses keuangan masyarakat.

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu ke-10 ini, usai hadir dan membuka sekaligus memberikan pengarahan pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Bengkulu Semester I Tahun 2021, di Ruang Rapat OJK Bengkulu, Selasa (27/04).

Lanjut Gubernur Rohidin, terkait peningkatan literasi keuangan masyarakat ini, upaya menghilangkan kesenjangan akses terhadap lembaga keuangan antara masyarakat desa dan kota, kesenjangan akses dan aspek kontrol terhadap industri jasa keuangan antara laki-laki dan perempuan serta kesenjangan yang terjadi antara generasi old dengan generasi milenial harus menjadi perhatian TPAKD Provinsi Bengkulu dan pihak terkait.

Selanjutnya terhadap 3 program unggulan TPAKD Provinsi Bengkulu harus betul-betul diaplikasikan ke tengah masyarakat dengan menunjuk langsung eksekutornya. Selain itu, terlaksana dengan baik akses keuangan bagi perangkat desa/ pembukaan rekening bank melalui Dinas PMD Provinsi Bengkulu.

“Jadi simpul-simpul seperti ini, di samping akan meningkatkan indeks literasi keuangan, akses keuangan akan semakin besar, juga akan berujung pada tertib administrasi pemerintah, sehingga juga bermuara pada akuntabilitas dan tercapainya good governance,” jelas Gubernur Rohidin.

Baca Juga  Kemenparekraf RI Minta Kab.kaur Lakukan Untuk Kelolah Wisata Semakin Menarik

Di sisi lain, kata Gubernur Bengkulu Rohidin, melaksanakan optimalisasi 1 pelajar/ mahasiswa 1 rekening yang menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan program bidik misi.

“Tentu target kita bisa dieksekusi di lapangan sehingga masyarakat betul-betul bisa menggunakan akses jasa keuangan ini secara benar dan meninjau angka literasi kita. Termasuk dengan rekening pelajar yang kalau bisa dikenalkan mulai dari tingkat PAUD, terutama sektor jasa keuangan dan asuransi sampai ke perguruan tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, terhadap 3 program TPAKD Provinsi Bengkulu 2021, yaitu percepatan akses pengurus masjid supaya memiliki rekening di bank sehingga pembayaran honor imam, bilal dan khatib bisa terkoneksi dan terintegrasi secara baik.

Selanjutnya percepatan asuransi tani nelayan dan ternak serta percepatan perluasan akses keuangan lainnya, sehingga akses keuangan meningkat lebih dari 75 persen dan masyarakat terbebas dari praktek rentenir.

“Maksud saya bagaimana posisi pengguna jasa keuangan leasing ini, juga hak-haknya harus dilindungi. Dan kita perlu sosialisasi bersama sehingga masyarakat betul-betul aman menggunakan jasa keuangan leasing ini,” pungkasnya.

Data OJK Bengkulu menyebutkan Indeks Literasi Keuangan (ILK) Provinsi Bengkulu berada pada angka 34,12 persen, sementara ILK secara nasional pada angka 38,04 persen. Adapun untuk Indeks Inklusi Keuangan (IIK) Provinsi Bengkulu pada angka 85,56 persen dan IIK Nasional yaitu pada angka 76,10 persen.

“Kami dari OJK Bengkulu siap memantau pelaksanaan 3 program TPAKD Provinsi Bengkulu. Jadi sampai dengan akhir 2021 ini semoga meningkat dari sisi literasi maupun inklusinya,” ungkap Kepala OJK Provinsi Bengkulu Toto Adji Siswantoro.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Kader PKK Bengkulu 2026 Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Sinergi
Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan
Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov
Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025
Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Jambore Kader PKK Bengkulu 2026 Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Sinergi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:46 WIB

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB