Gubernur Rohidin Tawarkan Solusi Kebun Sawit Terintegrasi Peternakan

- Penulis

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin saat menjadi keynote speaker pada Webinar Kebijakan Kedaulatan Pangan Antar Harapan dan Fakta

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Sabtu (28/08/2021) Kedaulatan pangan adalah harapan seluruh masyarakat Indonesia dan merupakan cita – cita dari berdirinya bangsa, serta menjadi keharusan karena berhubungan dengan eksistensi dan keberlanjutan suatu bangsa.

Selain beras, terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, impor daging yang secara statistik hampir 1 triliun per tahunnya. Sementara daerah sendiri hanya mampu menyediakan bibit sapi 20 sampai 30 ekor.

Hal tersebut menurut Gubernur tidak akan menyelesaikan permasalahan karena tetap membutuhkan impor, perlu kebijakan menyeluruh terkait integrasi Kebun Sawit dan Peternakan Sapi.

“Ada beberapa puluh juta bahkan sekarang kebun sawit yang ada di Indonesia diwajibkan untuk mengintegrasikan dengan peternakan sapi, saya kira akan menjadi solusi bahwa ketersediaan daging menjadi bisa teratasi, disamping itu siklus distribusinya harus diatur,” jelas Gubernur Rohidin saat menjadi keynote speaker pada Webinar Kebijakan Kedaulatan Pangan Antar Harapan dan Fakta, dengan tema ‘Potensi Daerah Dalam Mendukung Realisasi Kedaulatan Pangan’ yang digagas Forum Diskusi Strategis dan Karya (Fodiska) Bengkulu.

Kalaupun masih impor, tambah Gubernur, tidak bisa dari beberapa pintu pelabuhan, selain tidak efisien, kontrol penyakit zoonosis akan sulit dan menambah biaya. Maka pembangunan karantina nasional di Pelabuhan Pulau Baai, dapat menjadi solusi permasalahan tersebut.

Baca Juga  Program Merdeka Sampah Pemkot, Dibantu Pemprov Bersih Sampah Pantai Panjang

“Perlu dukungan dari pemerintah pusat, ketika semua terpusat dari satu pintu pelabuhan, di situ dilakukan proses karantina dan pemotongan untuk kebutuhan Indonesia, tentu akan lebih efisien. Kita juga punya posisi bargaining karena satu pintu melalui importir, distribusi lebih cepat, juga pengendalian penyakit lebih aman karena terintegrasi dengan pelabuhan, tentu ini harus menjadi kebijakan nasional,” terang Gubernur Rohidin.

Kendati demikian, fokus utama kedaulatan pangan adalah tetap beras. Beras bukan saja menjadi bahan makanan pokok masyarakat Indonesia, tetapi beras dapat mengganggu ekonomi nasional. Ketika pasokan beras terganggu hal ini akan mempengaruhi daya tahan bangsa.

Dijelaskan Gubernur Bengkulu ke 10 ini, bahwa kebijakan nasional terkait dengan kebutuhan pokok beras ini harus komprehensif dan terpadu, bukan sekedar larangan alih fungsi lahan. Lahan pertanian semakin lama semakin menurun, salah satunya adalah karena kurang menguntungkan, untuk itu diperlukan intervensi dari pemerintah.

“Ini harus kebijakan nasional, pembangunan sarana irigasi, penyediaan pupuk dan bibit, yang tidak kalah penting keterjaminan harga, maka di sinilah perlu intervensi pemerintah, sehingga petani harus diuntungkan dengan dengan usaha tani dan harga bisa dijangkau oleh masyarakat,” tegas Gubernur Rohidin.(phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai
Kapolda Bengkulu Terima Kunjungan Pertamina Patra Niaga, Perkuat Sinergi Pengamanan Energi
Kapolda Bengkulu Hadiri Ramah Tamah Kajati Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Irwasda Polda Bengkulu Kombes Pol Ja’far Sidiq Buka Diklat Bidang Pengawasan untuk Kasiwas Polda dan Polres Jajaran
Survei Kepuasan Publik Tertinggi, Polda Bengkulu Raih Penghargaan Kapolri
Pohon Tumbang di Jalan Pariwisata Bengkulu, Polisi Sigap Lakukan Evakuasi dan Atur Lalu Lintas
Sat Samapta Polres Mukomuko, Sat Lantas, dan Bhabinkamtibmas Intensifkan Patroli, Jaga Stabilitas Kamtibmas Tetap Kondusif
Berbagi Kasih di Hari Jadi YKB ke-46, Bhayangkari Daerah Bengkulu Sambangi Panti Sosial Bina Netra Amal Mulia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:48 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan di Dekai

Kamis, 30 April 2026 - 15:41 WIB

Kapolda Bengkulu Terima Kunjungan Pertamina Patra Niaga, Perkuat Sinergi Pengamanan Energi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Kapolda Bengkulu Hadiri Ramah Tamah Kajati Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kamis, 30 April 2026 - 09:56 WIB

Irwasda Polda Bengkulu Kombes Pol Ja’far Sidiq Buka Diklat Bidang Pengawasan untuk Kasiwas Polda dan Polres Jajaran

Rabu, 29 April 2026 - 20:54 WIB

Survei Kepuasan Publik Tertinggi, Polda Bengkulu Raih Penghargaan Kapolri

Berita Terbaru