KUA-PPAS APBD Provinsi Bengkulu 2022 Menurun, Dewan Mintak Direvisi

- Penulis

Rabu, 15 September 2021 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi

BENGKULU,Beritarafflesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi mengungkapkan jika dalam nota kesepakatan Kebijakan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun anggaran 2022 terjadi penurunan anggaran.

Jonaidi SP menjelaskan, merosotnya  anggaran disebabkan adanya proyeksi pendapatan yang menurun yakni hanya sekitar Rp2,8 triliun.

“Ada penurunan anggaran pada proyeksi pandapatan dan ini jauh menurun dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Jonaidi, Rabu (15/9/21).

Hal tersebut juga terjadi, lanjut dewan daerah pemilihan Bengkulu Selatan dan Seluma ini, karena adanya kebijakan dari pemerintah pusat terhadap pengurangan Dana Alokasi Umum sehingga transfer daerah berkurang. Selain itu pendapatan daerah yang minim sekali menjadi sebab menurunnya anggaran yang ada.

“Mau tidak mau KUA-PPAS dilakukan revisi dan perampingan belanja-belanja. Sehingga memungkinkan ada pembangunan yang tak bisa dilakukan” kata Jonaidi.

Baca Juga  IAIN Bengkulu Terus Berinovasi, Programkan Ngaji Online

Jonaidi menjelaskan jika hampir 65 persen dari anggaran APBD habis untuk gaji, tunjangan, TPP dan uang makan ASN saja. Apalagi ada kebijakan baru jika uang makan akan diformulasikan ke TPP.

“Cuma tidak bisa dihindari karena belanja pegawai saja memakan biaya sangat banyak,” katanya.

“Uang makan saja perbulan Rp5 miliar untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil yang ada di Bengkulu, bagaimana untuk yang lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, soal belanja daerah dirinya mengatakan tidak terlalu berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni melanjutkan usulan pembangunan jalan sepanjang Danau Dendam Tak Sudah dan renovasi Kantor Gubernur.

“Tapi ini masih di rancangan KUA-PPAS. Nanti kita lihat di APBD 2022 dan rencana kegiatan bisa dilaksanakan. Untuk itu saat ini harus dilakukan pembahasan mendalam,” tutup Jonaidi. (Red/Adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU

Berita Terbaru