Foto/ Gubernur Helmi Hasan ketika Serahkan Bantuan BAZNAS kepada Puluhan Anak Yatim Piatu di Kota Bengkulu
BENGKULU,Beritarafflesia.com, – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan secara simbolis bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu kepada puluhan anak yatim piatu yang berada di Panti Asuhan Tunas Harapan Jitra, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program sosial BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan santunan tunai dengan total nilai mencapai Rp4.995.000. Sebanyak 37 anak yatim piatu menerima manfaat dari program tersebut. Dana bantuan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu
Dalam kegiatan tersebut, Helmi Hasan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kepada anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama BAZNAS terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam memperkuat semangat gotong royong serta membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
Ia berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuni panti asuhan, tetapi juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Sementara itu, BAZNAS Provinsi Bengkulu menjelaskan bahwa program santunan bagi anak yatim piatu merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat.
Selain memberikan santunan kepada anak-anak, bantuan paket sembako juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional Panti Asuhan Tunas Harapan Jitra. Dengan demikian, pengelola panti dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada seluruh anak asuh.
BAZNAS Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran bantuan dilakukan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan kemanusiaan.
Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ke depan, BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial serta mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Bengkulu, terutama anak-anak yatim piatu dan kelompok rentan lainnya.”(Pahri)












