Alat Deteksi Dini Tsunami kembali Terpasang di Perairan Bengkulu, Masyarakat Diimbau tetap Selalu Waspada

- Penulis

Jumat, 5 November 2021 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamka Sabri saat mewakili Gubernur Bengkulu menjadi Keynote Speaker pada Webinar

Hamka Sabri saat mewakili Gubernur Bengkulu menjadi Keynote Speaker pada Webinar

Bengkulu – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil melakukan pemasangan buoy deteksi tsunami (InaBuoy) di perairan Bengkulu pada tanggal 21 Oktober 2021, dengan koordinat 4o 57’ 32.0644” S / 101o 17’ 50.3988” E atau 163 km dari Bengkulu.

Program tersebut dilaksanakan sesuai amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 2019, tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.

Terkait pemasangan InaBuoy di perairan Bengkulu tersebut, Gubernur Bengkulu mengapresiasi adanya sosialisasi InaBuoy dan berterimakasih atas perhatian dari Pemerintah Pusat melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengedukasi masyarakat yang ada di pesisir pantai Bengkulu.

“Memang seperti diketahui bahwa Provinsi Bengkulu rawan bencana khususnya gempa dan tsunami. Belum banyak pengetahuan bagaimana caranya menyelamatkan diri/evakuasi dan sebagainya,” ungkap Sekda Hamka Sabri saat mewakili Gubernur Bengkulu menjadi Keynote Speaker pada Webinar dengan Tema “Menyikapi Catatan Sejarah Tsunami Wilayah Bengkulu” dari Kabupaten Kepahiang, 05/11/2021.

Lanjut Hamka, berbicara tentang tsunami pasti berbicara tentang laut dan berbicara laut pasti berbicara tentang masyarakat pesisir pantai. Bengkulu dengan garis pantai 525 km yang pesisirnya dihuni oleh masyarakat dengan berbagai profesi.

Oleh karena itu, dirinya sangat senang dapat teredukasi tentang alat deteksi tsunami ini oleh BRIN, mengingat berdasarkan catatan sejarah Provinsi Bengkulu tahun 1883 pernah terjadi tsunami yang sangat besar di wilayah pantai Bengkulu. Namun tidak mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat dikarenakan belum ada masyarakat yang menghuni sepanjang garis pantai.

Baca Juga  Asisten II Pemprov Lepas Gathering Gemuja BSA

“Tsunami bisa terjadi kapan saja, oleh karena itu ini penting bagi masyarakat Bengkulu, sehingga kita tahu bagaimana kita dapat menyelamatkan diri dari bencana tsunami,” ujar Hamka.

“Seperti kita ketahui bersama Pulau Sumatera memiliki megathrust dari Aceh sampai Lampung. Itu yang dapat berpotensi menyebabkan gempa dan tsunami jika ada patahan atau pergeseran lempengan dan sebagainya,” sambungnya.

Sementara itu, Sekda Hamka juga meminta kepada para pihak dan masyarakat untuk sama-sama menjaga keberadaan InaBouy tersebut.

“InaBuoy adalah alat yang sangat dibutuhkan, tolong sama-sama kita jaga, tolong diperhatikan, jangan sampai terjadi vandalisme, jika alat tersebut dicuri atau dirusak kita yang akan rugi,” pungkasnya.

Diketahui salah satu rangkaian dalam pengembangan inovasi teknologi InaBuoy adalah literasi teknologi Inabuoy. Sehingga masyarakat diimbau untuk bersama-sama saling menjaga dan melindungi buoy deteksi tsunami yang sudah terpasang untuk keselamatan masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan tsunami seperti wilayah pesisir. Mc

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Berita Terbaru