Tingkatkan Penghasilan Usaha Mikro Kepahiang, Kepala DPPKBP3A Berikan Bantuan

- Penulis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), memfasilitasi kelompok pelaku ekonomi mikro di Kabupaten Kepahiang

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), memfasilitasi kelompok pelaku ekonomi mikro di Kabupaten Kepahiang

Kepahiang, Beritarafflesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), memfasilitasi kelompok pelaku ekonomi mikro di daerah itu untuk meningkatkan produksi usaha, Selasa (30/08/2022).

Kepala DPPKBP3A Linda Rospita, mengatakan bantuan ini dilakukan upaya untuk meningkatkan penghasilan pelaku ekonomi mikro di Kabupaten Kepahiang.

“Bantuan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan penghasilan anggota pelaku ekonomi mikro yang tergabung dalam kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA) di Kabupaten Kepahiang,” ucapnya.

Sebanyak empat kelompok pelaku usaha kecil yang mendapat bantuan sarana penunjang produksi yakni Kelompok UPPKA di Kampung KB Desa Taba Padang, Kampung KB Desa Batu Ampar, Desa Babakan Bogor dan Kampng KB Desa Bukit Menyan. Bantuan tersebut berupa mesin pengguling bumbu, mesin cutting sticker, oven, mesin pengering makanan (spiner), blender, kompor gas, mixer, mesin giling mie, tabung gas, timbangan, penggiling bubuk serta wajan.

Ia mengatakan, diberikannya bantuan alat penunjang produksi itu berdasarkan usulan dan menyesuaikan dengan kebutuhan kelompok menyesuaikan dengan keperluan produksi. Dan diimbau peralatan tersebut dapat digunakan secara kelompok, bukan untuk perorangan. Dengan demikian dapat bermanfaat untuk menunjang produksi kelompok usaha, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi kelompok keluarga akseptor KB.

Dikatakan Linda, bantuan sarana produksi tersebut alat teknolgi tepat guna (ATTG) disalurkan melalui Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk pelaku ekonomi bagi keluarga akseptor atau peserta KB.

Baca Juga  Pemkot Peringati Maulid Nabi 1445 H dengan Melestarikan Kearifan Lokal

UPPKA di daerah itu dengan beragam jenis produksi diminta untuk terus mengembangkan keterampilan serta kemampuan dalam menghadapi persaingan di tengah kemajuan teknologi. Selain kemasan yang menarik, juga diperlukan keterampilan menggunakan jaringan pemasaran melalui online.

Kelompok UPPKA Kampung KB Desa Babakan Bogor terus mengembangkan jenis produksi, selain kopi bubuk asli yang telah merambah pasar luar Bengkulu. Kini sejak tiga tahun lalu kelompok pelaku ekonomi mikro tersebut kembangkan produksi “peyek daun kopi muda, stake lemeah dan stake rebung.

Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Edi Sofyan, mengatakan disalurkannya bantuan tersebut untuk menumbuh kembangkan usaha kelompok UPPKA agar mendorong produksi usaha kelompok peserta KB dalam meningkatkan ekonomi keluarga.

Selain itu, bantuan tersebut diharapkan dapat mengembangkan anggota kelompok baik ekonomi maupun meningkatkan keterampilan kelompok. “Dengan bantuan alat ini diharapkan dapat menumbuhkan jumlah anggota, agar berkembang dan meningkatkanya keluarga akseptor yang lain”.

Sehingga nantinya jumlah kelompok UPPKA dapat bertambah dan berkembang baik dari aspek kualitas maupun kuantitas. Untuk mengetahui perkembangan atau progres usaha, kelompok pelaku ekonomi tersebut agar dapat membuat laporan keuangan usaha. (jon) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026
DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Satlantas Polres Kepahiang Laksanakan Pengaturan dan Pengamanan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2026
Patroli Blue Light Satlantas Polres Kepahiang, Polisi Hadir Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas di Malam Hari
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:13 WIB

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:37 WIB

Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026

Berita Terbaru