Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Usin: Pemprov Bengkulu Fokus Pada Utang dan Piutang

- Penulis

Minggu, 28 Agustus 2022 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com-– DPRD Provinsi Bengkulu mengingatkan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov), agar tidak hanya fokus pada persoalan pembayaran utang saja, melainkan juga diminta dapat fokus dalam memperhatikan piutang sejumlah pihak.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH, permintaan ini merupakan salah satu catatan yang diberikan pihaknya saat rapat lanjutan membahas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu TA 2021 atau SILPA bersama TAPD. Mengingat dalam rapat sebelumnya, TAPD terkesan hanya fokus pada membayar utang saja.

“SILPA tahun 2021 yang totalnya mencapai Rp 273,98 miliar, beberapa diantaranya lagi-lagi diisyaratkan untuk bayar utang yang disebutkan tertunda. Namun saat pembahasan APBD Perubahan nanti, terkait soal utang ini, kita pastikan mengkaji terlebih dahulu sebelum disetujui,” kata Usin pada Rabu, (28/8/2022).

Disisi lain anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) Kota Bengkulu ini meminta persoalan piutang, agar secara tegas TAPD memperhatikannya. Mengingat karena berdasarkan hasil audit BPK RI, terdapat beberapa piutang sejumlah pihak yang belum tertagih.

Baca Juga  Program Six In One dan Three In One Dukcapil Kota Bengkulu Terbukti Permudah Administrasi Masyarakat

Oleh karena itu dalam rapat bersama ekskutif, pihaknya memberikan sejumlah rekomendasi berkaitan dengan piutang tersebut.

“Rekomendasi kita yakni agar daftar piutang-piutang seperti barang hasil lelangan dan lainnya, data-datanya diserahkan BPKD kepada Biro Hukum Setdaprov. Lalu,  dengan keberadaan pengacara Pemprov, piutang itu ditagih. Karena pengacara itu tugasnya bukan hanya menyelesaikan ketika ada gugatan terhadap Pemprov saja, tapi juga soal piutang ini,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, jikka setelah ditagih tidak ada itikad baik dari pihak yang berutang ke Pemprov untuk menyelesaikan, agar pengacara Pemprov bisa mengajukan penyitaan atau gugatan perdata.

“Persoalan piutang ini juga bisa dikerjasamakan dengan Jaksa Pengacara Negara (JPN). Tinggal lagi keseriusan Pemprov,” pungkas Usin.(adv)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026
Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:28 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

DPRD Kepahiang Gelar Rapat Paripurna,Jadwalkan Kegiatan September 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Berita Terbaru