Ideologi Kepemimpinan dan Nalar Pembangunan Pada Kepentingan Masyarakat Umum

- Penulis

Minggu, 28 Mei 2023 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ideologi Kepemimpinan dan Nalar Pembangunan

Ideologi Kepemimpinan dan Nalar Pembangunan

                                                                                                                Oleh: DEMPO XLER

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-HAK utama masyarakat dalam memilih pemimpin adalah memastikan ideologi pemimpinnya berpihak kepada kepentingan masyarakat umum.

Hal ini merupakan tanggung jawab yang pundamental karena pemimpin merupakan harapan besar masyarakat yang telah memilihnya untuk merubah kesejahteraan hidup secara merata.

Dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan, kurangnya pendidikan dan rendahnya nilai ekonomi masyarakat, masih menjadi masalah utama dalam relasi kuasa kepemimpinan.

Hal tersebut, masih belum mampu mengubah wajah dan kebutuhan masyarakat, ditambah tingkat operasionalisasi pemerintah yang masih belum efektif. Sehingga sampai dengan hari ini, permasalahan tersebut menjadi topik hangat yang selalu dibicarakan.

Sebagai pemimpin, sudah seharusnya memiliki idiologi kuat yang harus dilaksanakan pada era kepemimpinannya. Hal ini bertujuan agar masyarakat yang dipimpinnya dapat merasakan keberpihakan dan mendapatkan manfaat secara luas dari pemimpin yang menjadi sandarannya. Pada gilirannya akan membawa pada kepercayaan, tujuan kesejahteraan masyarakat dan percepatan kemajuan yang berkelanjutan.

Sebagai sebuah negara yang latar kehidupan masyarakatnya berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa dan mengedepankan Keadilan Sosial Nagi Seluruh Rakyat Indonesia, seorang pemimpin sangat perlu menguatkan kedua hal ini sebagai idiologi yang kokoh dan menjadikannya sebagai project pembangunan utama di dalam masyarakat. Tentu saja hal ini untuk mengembangkan suasana demokratis secara serentak agar tercipta “Intrinsic Motivation” yakni terciptanya dorongan dan semangat yang muncul dari masing-masing pribadi untuk menciptakan kultur saling memiliki kemandirian, kebersamaan dan kekeluargaan antara pemerintah dan masyarakat secara luas.

Penguatan idiologi ke-Tuhanan terhadap pemimpin ini bermaksud, “Agar terdapat diantara kamu, segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf (baik) dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran, 3: 104).

Karena itu, menjadi pemimpin itu adalah amanah. Amanah dalam tatanan bahasa dipahami sebagai “Sesuatu yang dipercayakan”, baik perorangan ataupun publik. Dalam amanah kekuasaan publik, pemberi kepercayaan terhadap kekuasaan adalah orang banyak. Karena itu, pemimpin akan bertanggungjawab kepada mereka dan kepada Allah nantinya.

Baca Juga  Sambut TA Baru, MAN IC Bengkulu SNPDB

Isyarat ini, termuat dalam hadist yang menyatakan, “Sesungguhnya jabatan itu suatu amanah dan jabatan itu pada hari kiamat merupakan penyesalan. Kecuali, bagi orang yang meraihnya dengan cara yang benar dan menunaikannya dengan cara yang benar pula” (HR. Muslim).

Dengan demikian, idiologi ke-Tuhanan, akan mampu memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah publik yang mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan bersama yang lebih baik dan dalam menjalankan kekuasaan dengan penuh tanggung jawab.

Disisi lain, satu hal yang kemudian harus di kedepankan sebagai seorang pemimpin adalah memberikan ruang yang se-efektif mungkin yang mengakibatkan perubahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Seorang pemimpin dituntut untuk mengeksplorasi secara utuh kondisi, sumber utama kebutuhan dan warna hegemonik masyarakatnya, agar dapat menerima culture, technology dan future shock pembangunan dengan keadaan yang selalu berubah yang akan menjadi nilai kesejahteraan dan kebangkitan status sosial dan menyentuh langsung di masyarakat. Terutama tentang perihal rendahnya pendidikan, rentannya angka kemiskinan dan renggangnya nilai ekonomis.

Kebutuhan ini menjadi sangat penting bagi pemimpin ke dapan agar kekuatan birokrasi yang di kendalikannya dalam melayani masyarakat mewarisi nalar yang terkonsepsi dan teroperasionalisasi kerja yang kuat dan betul-betul bersama masyarakat mewujudkan kemandirian dan keadilan sosial.

Indonesia dan seluruh wilayah yang menaunginya, memiliki potensi kekayaan yang tidak terhingga. Pastinya sangat mampu untuk memberikan ruang kesejahteraan yang tiada terhingga.

Sedangkan Bengkulu hari ini dan akan datang, adalah daerah yang memiliki komposisi teramat komplit untuk pembangunan yang maju dan berperadaban.

Seorang pemimpin, hendaknya mampu mengelola ini sebaik mungkin dengan mengedepankan keinginan besar dan bersama-sama untuk menjadi besar.

Eksistensi membangun perubahan untuk menjadi tumbuh dan kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terletak pada jiwa kepemimpinan yang selalu bersama dan mengutamakan rakyat.

Substansinya, menjadikan rakyat sebagai energi utama (Panglima) dalam variasi pembangunan masa depan untuk merebut takdir peradaban Indonesia Emas (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan
Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov
Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025
Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026
Gubernur Helmi Apresiasi Pelaksanaan Malam Puncak Undian SIMPEDA Nasional di Bengkulu.
Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja
Perkembangan Teknologi Digital, Wagub Mian Tekankan BPD Jadi Nahkoda Penggerak Ekonomi Daerah
Keberhasilan Polda Bengkulu Panen 4 Ton Jagung dan Tebar 3.000 Benih Ikan Patin Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Beban Utang DBH Membayangi Ruang Fiskal Pemprov Bengkulu, Program Prioritas Tetap Berjalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Sekdaprov resmi Tutup Kegiatan Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Jamsostek Award 2026 Disiapkan, Pemprov Bengkulu Dorong Perluasan Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 Resmi Ditutup Sekdaprov

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:46 WIB

Provinsi Bengkulu

Paripurna DPRD Provinsi, Tujuh Fraksi Terima Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 24 Agu 2026 - 18:26 WIB