Excavator Yang Baru Sudah Bisa Dioperasikan, Alat yang Lama Sedang Perbaikan Dimaksimalkan

- Penulis

Rabu, 1 Februari 2023 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Satu unit alat berat jenis excavator yang baru dibeli oleh Pemkot Bengkulu telah tiba di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dan sejak Rabu siang (1/2/23) sudah mulai dioperasikan oleh petugas operator dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kadis LH Riduan melalui Kabid Pengelolaan Sampah Rusman mengatakan excavator tiba sekitar pukul 00.30 WIB menggunakan tronton dan langsung diparkirkan depan bengkel DLH di lokasi TPA.

“Alhamdulillah pesanan alat berat kita sudah sampai tengah malam tadi, langsung kita arahkan ke TPA ini. Hari ini bisa langsung beroperasi setelah kita serah terima dengan pihak tempat kita membeli alat ini. Mereka juga akan melakukan pengecekan-pengecekan dulu sebelum alat ini mulai kita operasionalkan,” jelas Rusman.

Untuk excavator yang lama yang masih rusak, Rusman mengatakan masih akan diperbaiki, tentunya perbaikan bisa dilakukan dengan lebih maksimal karena sudah ada alat berat yang baru.

“Untuk alat yang rusak, kita usahakan perbaikan secepatnya. Dengan datangnya alat yang baru ini, kita bisa lebih konsentrasi untuk memperbaikinya. Kalau selama ini kan kita berkejaran dengan waktu, alat yang lama

Baca Juga  Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Excavator Yang Baru Sudah Bisa Dioperasikan, Alat yang Lama Sedang Perbaikan Dimaksimalkan

itu digunakan sebentar kemudian diperbaki. Kemudian digunakan lagi, diperbaiki lagi. Targer kita paling lama 2 minggu alat yang lama ini sudah normal kembali,” ujar Rusman.

Rusman melanjutkan, agar alat yang baru bisa lebih awet maka pemeliharaannya lebih diperhatikan dan penggunaannya diatur. Alasan kenapa alat yang lama jadi rusak karena digunakan non stop

“Yang ini (yang baru) penggunaannya kita atur. Kenapa alat berat yang lama ini cepat rusak karena digunakan non stop Belum lagi kalau malam hari ada emergensi tetap digunakan. Nah dengan adanya alat baru ini sistem kerjanya bisa kita atur, jadi penggunannya bergantian,” kata Rusman.

Rusman menambahkan bahwa idealnya memang harus ada 2 unit excavator di lokasi TPA dengan lahan seluas itu. Ditambah dengan 1 unit alat bulldozer.

“Kita ada 1 bulldozer tapi dalam kondisi masih rusak. Nanti kita perbaiki juga setelah excavator yang lama selesai diperbaiki,” ujar Rusman sembari mengatakan bahwa harga pembelian excavator yang baru sekitar Rp 1,5 miliar melalui e-Katalog.(BR1)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teuku Zulkarnain Tegaskan Porprov Bengkulu Bukan Sekadar Seremonial, Kejati Siap Beri Dukungan
Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Teuku Zulkarnain Tegaskan Porprov Bengkulu Bukan Sekadar Seremonial, Kejati Siap Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Berita Terbaru