IKA PMII Bengkulu Kecam Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

- Penulis

Minggu, 28 Maret 2021 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Insiden bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar Provinsi Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) mendapat kecaman dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Bengkulu.

Ketua IKA PMII Bengkulu, Subhan Amin M.Ag mengatakan, tindakan bom bunuh diri adalah pelanggaran kemanusiaan dan bentuk teror bagi negara. Oleh karena itu, Subhan mengajak semua masyarakat bersatu untuk melawan teror tersebut.

Dikatakan Subhan, aksi bom bunuh diri adalah teror bagi masyarakat di Sulawesi dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Mereka ingin menjadikan negara ini ketakutan. Namun, karena pondasi berbangsa yang kuat, Subhan yakin masyarakat tidak akan takut menghadapi teror tersebut.

Terlebih, kata Subhan, aksi terorisme merupakan musuh semua agama. Jadi dalam aksi tersebut, murni aksi terorisme yang tidak ada kaitannya dengan ajaran agama manapun. Jikapun kebetulan pelakunya adalah orang Islam, hal tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan ajaran Islam.

Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Propinsi, Agenda Laporan Pansus Raperda RT RW

“Islam mengajarkan kedamaian, dan semua agama juga demikian. Aksi terorisme bertujuan untuk menimbulkan ketakutan dan kecemasan kepada masyarakat, oleh karena itu, IKA PMII Bengkulu mengecam dan mengutuk aksi tersebut. Aksi tersebut merupakan kasi biadab dan tidak berperikemanusiaan,” kata Subhan Amin dalam keterangannya.

Subhan mengajak semua masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto dan video aksi terorisme tersebut. Sebab, video dan foto yang mengandung sadisme dapat menimbulkan kecemasan dan ketakutan.

“Mari sama-sama bijak menggunakan media sosial, jangan disebarkan foto-foto dan video aksi terorisme tersebut,” Imbuh Subhan.(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Polda Lampung Gelar Bazar, Pasar Rakyat, Olahraga Bersama, dan Bakti Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Ziarah-Tabur Bunga ke Makam Soeharto
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB