Jelang Lebaran, Pencegahan Covid 19 Pemkot Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

- Penulis

Kamis, 6 Mei 2021 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arif Gunadi, Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu

 

Kota Bengkulu.Beritarafflesia.com – Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) menekankan beberapa poin-poin penting dalam penegakan protokol kesehatan dan langkah-langkah pengamanan serta pengawasan saat H-3 Idul Fitri di Kota Bengkulu.

Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi Sekretaris Daerah (Sesda) Arif Gunadi didampingi Asisten III M Husni bersama Polres Bengkulu, Perwakilan Kodim 0407, Diskominfo, Dinkes, Dishub, Damkar, Dinsos, Satpol, BPBD dan RSHD serta pihak terkait lainnya, Kamis (6/5/2021).

Usai rapat tersebut, Sesda Arif Gunadi melalui Kadis Kominfosan Eko Agusrianto mengatakan ada beberapa imbauan dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) menjelang H-3 Idul Fitri.

“Tadi rakor tentang antisipasi Covid-19, khususnya menjelang H-3 idul fitri. Walaupun penerapan prokes terus ditegakkan tetapi dikhawatirkan akan ada kerumunan nantinya, jangan sampai di Kota Bengkulu terjadi seperti di tanah abang Jakarta kerumunan tak terkendali lagi sehingga harus ditutup oleh Gubernur. Selain itu, kita juga tidak ingin pelanggaran prokes menjadi viral, makanya digelar rakor untuk mengantisipasi hal itu,” jelas Eko.

Ada penekanan terpenting dalam hal ini, seperti penegakan disiplin prokes dibeberapa tempat kerumunan. Untuk itu, Pemkot akan mendirikan posko di dua tempat yakni di KZ Abidin (pasar minggu) dan Panorama.

“Disiplin prokes harus benar-benar ditegakkan, makanya ada posko tersebut. Ini untuk mengantisipasi para pedagang di PTM agar tidak meramba ke jalan suprapto, semua perlu diantisipasi dan disosialisasikan bahwa para pedagang dilarang berjualan di sepanjang jalan suprapto yang sifatnya kagetan, karena pasar kaget seperti ini akan menimbulkan kerumunan,” ungkapnya.

Baca Juga  Bank Indonesia (BI), Realisasi Transaksi Penukaran Uang di Bengkulu Capai Rp8,85 Miliar

Tak hanya dua posko tersebut, pihak Polres juga menyarankan ada posko di simpang jamik untuk para anggota Satpol PP.

“Ini posko nantinya untuk Satpol PP, jadi sepanjang jalan suprapto akan dijaga ketat oleh Satpol per 20 meter. Ini sangat perlu, karena kalau lengah akan ada celah, dan kalau sudah masuk susah diatur. Untuk itu harus ditertibkan dengan tegas,” tambahnya.

Selanjutnya, sebagai penanggung jawab, Disperindag bersama satgas covid diminta memberikan imbauan dan sosialisasi dengan pengeras suara terkait larangan berjualan disitu. Jadi, mulai hari ini Pemkot akan mensosialisasikan hal tersebut agar masyarakat memahaminya dan mengindahkannya.

“Mulai sekarang akan kita sosialisasikan, karena kalau sudah terlanjur ramai akan susah nanti diaturnya lagi,” tuturnya.

Selain itu, sesuai keinginan Walikota dan Wawali, Pemkot melalui Dinas Damkar akan melakukan penyemprotan disinfektan dibeberapa titik yang masuk zona merah.

Sementara itu, untuk pusat belanja modern seperti BIM dan Mega Mall diminta menegakkan prokes sesuai anjuran pemerintah.

“Khusus BIM dan Mega Mall itu akan dikoordinasikan oleh Disperindag. Seperti di BIM, ketika pengunjung dinilai sudah mencapai 50 persen harus ditutup, dan apabila ada yang keluar baru diperbolehkan masuk lagi. Ini dilakukan karena dikhawatirkan BIM dan Mega Mall akan menjadi pusat keramaian,” pungkasnya.

Diakhir, Eko mengatakan semua hal ini harus segera dikoordinasikan dan segera disampaikan melalui imbauan-imbauan baik dilapangan secara langsung, media sosial, dan cara lainnya. (Joe)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru