Komisi III DPRD Provinsi Pinta Pemprov Bengkulu Fokus Awasi Alih Fungsi Lahan

- Penulis

Senin, 3 Mei 2021 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali, S. Sos. M.M

Bengkulu, (Narasiberita.com) – Senin (3/5) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu diminta fokus untuk mengawasi kondisi kerusakan sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Bengkulu yang parah dan ancaman alih fungsi lahan.

Alih Fungsi ini adalah areal persawahan menjadi perkebunan atau peruntukkan lain. Hal itu ditegaskan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, S.Sos, MM.

“Terkait kondisi DAS dan ancaman alih fungsi lahan merupakan catatan yang diberikan terkait Raperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Permasalahan ini menjadi perhatian, agar kedepannya Pemprov dapat fokus mengawasi baik DAS ataupun alih fungsi lahan,” kata Tatawi

Tantawi mengatakan, berdasarkan pemantauan langsung ke sejumlah titik, dan faktanya DAS-DAS yang ada tidak terpelihara dan kerusakannya sudah sangat parah. Bahkan terlihat perkebunan kelapa sawit, sama sekali tidak mengindahkan kaidah penanaman pada areal DAS.
“Ini terjadi lantaran lemahnya pengawasan dari pemerintah. Bahkan ancaman kerusakan DAS ini, bisa-bisa kedepannya berakibat fatal terutama bagi masyarakat, seperti bencana banjir bandang,” sesalnya

Baca Juga  Perkuat Wasathiyah, Pemprov Bengkulu Ajak Masyarakat Tangkal Radikalisme

Selain itu, menurut politisi NasDem itu, ancaman alih fungsi lahan, Pemprov harus memberikan perlakuan serupa. Terlebih saat ini alih fungsi lahan, terutama dari areal persawahan menjadi perkebunan ataupun peruntukkan lain sepeti bangunan terus mengancam.

“Masyarakat melakukan alih fungsi lahan itu karena sarana dan prasarana yang kurang memadai. Seperti di Kabupaten Bengkulu Utara, irigasi Air Nokan yang merupakan peninggalan zaman kolonial dulu hingga sekarang belum pernah tersentuh revitalisasi. Jangan sampai karena kurang maksimalnya irigasi itu, menjadi alasan warga mengalihfungsikan lahan mereka,” ungkapnya. (BR). Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah

Berita Terbaru