Melestarikan Bahasa Daerah: Menjaga Identitas, Merawat Warisan Budaya

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc: Melestarikan Bahasa Daerah: Menjaga Identitas, Merawat Warisan Budaya

Doc: Melestarikan Bahasa Daerah: Menjaga Identitas, Merawat Warisan Budaya

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Bahasa daerah lebih dari sekadar alat komunikasi, ia adalah identitas, jejak sejarah, dan jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan akar budayanya.

Pelestariannya menjadi tanggung jawab bersama agar tidak terkikis oleh zaman.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyoroti pentingnya hal ini dalam gelar wicara di Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Kamis (27/2/2025).

Menurutnya, Indonesia memiliki 817 bahasa daerah, terbanyak di dunia, dengan sekitar 400 di antaranya berada di Papua.

“Ini adalah kekayaan yang harus kita jaga. Jika tidak dilestarikan, bahasa daerah akan punah dan kita kehilangan bagian penting dari identitas bangsa,” ujar Abdul.

Momentum ini bertepatan dengan puncak peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2025 yang digelar di Bengkulu.

Tema yang diangkat, “Bahasa Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semua,” menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Mu’ti juga meresmikan gedung baru Balai Bahasa Bengkulu di Jl. Timur Indah 3, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Gelar Rapat Bersama Sesmenko Kumham Impas, Slogan Merah Putih dan Kesenian Dhol di Usulkan Masuk HKI

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran Balai Bahasa dalam pengembangan dan revitalisasi bahasa daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Haryadi, menyoroti fenomena berkurangnya penutur bahasa daerah di kalangan generasi muda.

“Banyak anak muda tidak lagi bisa menuturkan bahasa daerahnya dengan baik. Ini tanggung jawab kita bersama—orang tua, sekolah, dan pemerintah harus berperan aktif,” kata Haryadi.

Revitalisasi bahasa daerah, menurutnya, bukan sekadar mengajarkan kembali bahasa ibu, tetapi juga membangun kebanggaan dalam menggunakannya.

Ini dilakukan melalui berbagai inisiatif, seperti program pengajaran di sekolah dan kampanye budaya.

Selain gelar wicara dan peresmian gedung, peringatan ini juga diramaikan dengan pameran produk unggulan, simulasi UKBI Adaptif, sosialisasi penggunaan bahasa Indonesia, pemberdayaan perpustakaan sekolah, pembelajaran bahasa bagi penutur asing, serta siniar kebahasaan dan kesastraan oleh Duta Bahasa Bengkulu.

Di tengah arus globalisasi, bahasa daerah bisa saja tergerus.

Namun, dengan upaya kolektif yang berkelanjutan, ia tetap bisa bertahan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (Afs)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Kampung Nelayan Merah Putih, Pemprov Bengkulu Alihkan Aset dan Bangun Jalan di Bengkulu Utara
Sekda Bengkulu Dorong Penguatan Digitalisasi, TP2DD Gelar Capacity Building Championship 2026
Tinjau Bengkulu Utara, Gubernur Helmi Hasan Prioritaskan Infrastruktur, Jembatan Rusak Segera Dibangun
Dekatkan Pelayanan Ke Rakyat, Helmi Hasan Resmikan Samsat Desa Bengkulu Utara
Pemprov Bengkulu Dorong Petani Kopi Naik Kelas Lewat Program Kopi Merah Putih
Gubernur Bengkulu Tekankan Peran BAZNAS Dalam Pengelolaan Zakat Perusahaan
Wagub Mian Tinjau Pekerjaan Jalan Napal Putih -Bukit Indah
Puncak HGN di Kepahiang, Gubernur Helmi Hasan Apresiasi Jasa Guru dan Serahkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk PGRI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:54 WIB

Percepat Kampung Nelayan Merah Putih, Pemprov Bengkulu Alihkan Aset dan Bangun Jalan di Bengkulu Utara

Selasa, 14 April 2026 - 12:18 WIB

Sekda Bengkulu Dorong Penguatan Digitalisasi, TP2DD Gelar Capacity Building Championship 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:17 WIB

Tinjau Bengkulu Utara, Gubernur Helmi Hasan Prioritaskan Infrastruktur, Jembatan Rusak Segera Dibangun

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:06 WIB

Dekatkan Pelayanan Ke Rakyat, Helmi Hasan Resmikan Samsat Desa Bengkulu Utara

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pemprov Bengkulu Dorong Petani Kopi Naik Kelas Lewat Program Kopi Merah Putih

Berita Terbaru