Pemkot Akan Membeli Mesin Penghancur Khusus Sampah Batok Kelapa

- Penulis

Selasa, 2 Februari 2021 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com- Sampah yang membutuhkan waktu lumayan lama untuk proses penghancurannya adalah sampah batok kelapa. Terutama sampah-sampah kelapa di sepanjang kawasan pantai panjang. Oleh karena itu, Pemkot Bengkulu berencana akan membeli mesin bubut untuk penghancur batok kelapa.

Ini disampaikan wakil walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri acara rapat koordinasi dan pengarahan dalam rangka penerapan program Merdeka Belajar Merdeka Sampah, di ruang Hidayah kantor walikota Bengkulu, Selasa (2/2/2021).

Dikatakan Dedy, sampah di pantai panjang 80 persen adalah sampah berupa batok kelapa dan ia belum menemukan pola-pola yang pas untuk mengatasi sampah batok kelapa tersebut.

“Akhirnya kami berpikir salah satunya adalah harus dihancurkan dulu. Maka sekarang sedang dibuat mesin penghancur batok kelapa. Ketika batok kelapa ini bisa dijadikan pupuk kompos, ini bisa bernilai ekonomi. Ini soal inovasi dan terobosan,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan, anggaran untuk pembelian mesin pelebur atau penghancur tersebut ada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kebetulan ada anggaran di DLH untuk pengolahan sampah sistem diasapi atau menggunakan listrik. Awalnya kita ingin beli mesin untuk ngepress dan bakar sampah. Tapi menurut saya kita fokus bagaimana menyelesaikan sampah batok kelapa ini. Maka anggaran tadi tetap digunakan untuk pengelolaan sampah yakni dengan dibelikan mesin penghancur tadi,” jelas Dedy.

Untuk sementara, kata Dedy ia perintahkan Dinas LH dan Dinas Pariwisata untuk datang ke bengkel bubut yang ada di Kota Bengkulu yang menyediakan mesin penghancur.

“Nanti batok kelapa tersebut kita masukkan dalam mesin dan keluar sebagai serbuk yang bisa menjadi pupuk. Karena kalau tidak dihancurkan dengan mesin, bekas kelapa itu akan lama hancurnya dan menjadi tumpukan sampah. Saya juga minta lurah yang berada di pesisir pantai tolong libatkan dan gerakkan warganya untuk membersihkan sampah,” kata Dedy.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Kota Besama Polres Bengkulu Salurkan Bantuan Tunai Kepada Pedagang

Dedy juga menjelaskan ia sudah mengikuti zoom meeting dengan mendikbud diikuti seluruh gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia. Pada intinya terkait dengan program Merdeka Belajar Merdeka Sampah, tidak hanya melibatkan perguruan tinggi saja namun juga termasuk siswa di sekolah dasar, SMP dan SMA.

“Kami pikir program ini hanya terfokus kepada perguruan tinggi saja ternyata juga termasuk ke sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas. Bagaimana kita menggali potensi anak didik, membangun kemampuan daya pikir dan tingkat partisipasi mereka dalam hal pembelajaran,” ujar Dedy.

Dedy mengungkapkan bahwa nantinya sebagai implementasi dan realisasi dari program Merdeka Sampah Merdeka Belajar, akan ada pertemuan kecil dengan masyarakat, juga ada edukasi pola door to door kepada masyarakat.

Hadir dalam rakor tersebut Ketua TP2KB beserta seluruh anggota, mantan Gubernur Bengkulu Ust Junaidi Hamsyah, mantan rektor UMB, perwakilan dari TNI, ketua LPM Unib. Ketua LPM Unived, ketua LPM IAIN, Ketua PGRI provinsi, dan beberapa kepala OPD terkait di lingkungan Pemkot Bengkulu.

Sebelum acara rakor, di tempat atau lokasi yang sama juga digelar acara deklarasi stop buang air besar sembarangan bersama 5 lurah yakni lurah Pondok Besi, Kebun Keling, Kebun Roos, Pasar Baru, Berkas, Malabero, Sumur Meleleh dan Pasar Melintang yang dipimpin oleh Kadis Dinkes Kota Bengkulu Susilawaty.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru