Presiden Jokowi: Keluarga Berkualitas Merupakan Tiang Agama

- Penulis

Kamis, 28 Januari 2021 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritarafflesia.com- Peran Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas sangat penting. Dengan baiknya kualitas setiap keluarga maka dapat dipastikan rakyat Indonesia hidup secara sejahtera.

“Keluarga adalah tiang negara jika setiap keluarga hidup secara berkualitas maka Indonesia juga akan sejahtera,” Presiden Joko Widodo ketika Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kemitraan Program Bangga Kencana di Istana Negara, Kamis (28/1/2021).

Menurut dia, adanya penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang merupakan perpanjangan tangan dari BKKBN dapat membuat kualitas keluarga menjadi lebih baik. Karena, masyarakat dapat dibina dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Saya melihat kehadiran kader-kader penyuluh KB di kampung dan desa bukan untuk pengendalian kependudukan semata. Tetapi memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga di tingkat kampung dan desa,” katanya.

Peran dari kader tersebut, lanjut Presiden, harus dapat ditingkatkan dari yang semula hanya dua yakni memberikan nasihat tentang jarak kehamilan ideal. Dan jumlah anak yang sesuai dengan kondisi perekonomian dari orang tua.

Baca Juga  Babinsa Koramil 1014-04/Aruta Rutin Gelar Patroli Yustisi Wilayah Binaannya

Seiring dengan perkembangan zaman, perannya kader KB harus mampu memberikan konsultasi terhadap upaya membangun ketahanan keluarga di tingkat desa atau kampung. Maksudnya, dapat memberikan masukan terhadap keluarga yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan kesehatan secara berkala kepada masyarakat.

“Kader KB dapat memberikan bimbingan mulai dari gizi kualitas bagi anak, sanitasi lingkungan, akses pendidikan, kesehatan dan sumber-sumber pendapatan lainnya,” imbuhnya.

Hal ini sangat penting, karena dalam beberapa tahun kedepan Indonesia akan mengalami bonus demografi. Artinya, banyak angkatan kerja dengan usia muda dalam negeri yang siap bekerja di berbagai sektor.

Sudah tepat, kader KB tersebut melakukan persiapan terhadap keluarga berkualitas yang dimulai sejak saat ini. “Ke depan pada tahun 2025, 2030, atau 2035 akan muncul bonus demografi. Puncaknya bonus demografi dan melakukan pemberdayaan dalam kelompok sasaran utama binaan kader KB,” pungkasnya.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Ungkap Kedepankan 4 Konsep Smart City
Lemkapi Puji Kinerja Polri Amankan May Day 2026
Ditreskrimsus Polda Bengkulu Bongkar Dugaan Pengemasan Ilegal Minyakkita Satu Tersangka Diamankan
Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan
Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day
Peringati May Day 2026, Kapolda Bengkulu Jalan Santai Bersama Buruh Pererat Sinergi dan Kebersamaan
Satgas Haji 2026 Bergerak: Tindak Tegas, Lindungi Calon Jemaah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:01 WIB

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Sambang ke SDN Bale, Perkuat Kedekatan Humanis dengan Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:25 WIB

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Ungkap Kedepankan 4 Konsep Smart City

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:30 WIB

Ditreskrimsus Polda Bengkulu Bongkar Dugaan Pengemasan Ilegal Minyakkita Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:08 WIB

Polri Apresiasi Massa Buruh Sampaikan Aspirasi Tertib pada Peringatan May Day

Berita Terbaru