Program HD Bersalin dan Peran Masyarakat Jadi Garda Terdepan Cegah Kasus Stunting

- Penulis

Senin, 13 September 2021 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket poto : Walikota Helmi Hasn Saat menghadiri Acara Konvegensi Stunting

Kota Bengkulu,Beritarafflesia,com – Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyambut baik upaya pencegahan terjadi stunting pada anak-anak dengan melakukan sosialisasi konvergensi stunting di Kota Bengkulu yang berlangsung di ruang Hidayah, kantor Walikota, Senin (13/9/2021).

Yang mana kita ketahui, stunting ialah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Jadi, peran keluarga disini sangatlah penting agar memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi anak usia nol hingga masuki masa balita. Karena disitulah masa pertumbuhan anak-anak harus diperhatikan betul agar pertumbuhannya normal.

“Saya menyambut baik hal ini, secara nasional kita sudah terdepan dalam pencegahan stunting ini, karena kita sudah beberapa kesempatan mendapat penghargaan kota sehat. Jadi, dikondisi pandemi ini kita juga tetap memfokuskan masalah stunting dan kelayakan pelayanan kesehatan ibu bersalin nantinya,” ujar Helmi.

Pelayanan dan pencegahan tersebut ialah ditunjukan dengan hadirnya program HD Bersalin.

“Kita melakukan tracing orang tak mampu dan dibantu melalui HD bersalin. Harapannya ialah mencegah pertunbuhan angka stunting dan kita juga telah melakukan sinergitas dengan beberapa daerah melalui Dinsos, Dinkes, DP3AP2KB dan juga Perkim,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama dan juga bertindak sebagai pemateri, Plt Asisten I Eko Agusrianto mengatakan penanganan kasus stunting terdiri dari dua hal, yakni segi kemiskinan dan pendidikan.

Baca Juga  Peran Paskibraka Sangat Penting Saat Upacara HUT RI, Gubernur Rohidin Motivasi Para Anggota untuk Tingkatkan Prestasi

“Kalau kita petakan, wilayah yang kumuh tentu pendidikannya rendah dan angka kemiskinan tinggi. Jadi, hal ini harus ditracing dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat ruangnya harus di buka. Karena mereka yang tak mampu dan tak berpengetahuan ini harus di jemput dengan program HD bersalin. Tetapi dari beberapa paket program tersebut itu belum cukup, karena hal ini juga berkaitan dengan asupan gizi. Jadi, harus ada peran masyarakat dalam penekanan ini sehingga program HD bersalin juga ikut berperan dalam menekan angka stunting,” tuturnya.

Agar semua berjalan lancar, hal ini butuh komitmen antar Pemerintah Pusat dan Daerah untuk sama-sama menekan angka stunting.

“Secara nasional ini menjadi komitmen, karena apabila komitmen nasional dan daerah ketika masih hanya sebatas komitmen dan bergerak sendiri. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi pemantauan pada hal ini dengan menekankan dan perlu dibangun komunikasi, koordinasi, sinergitas dan kolaborasi antar pusat dan daerah,” ungkpanya.

Yang ke dua, Eko mengatakan evaluasi pemantauan seharusnya bukanlah hanya di akhir saja.

“Ini harus bertahap, karena kita harus mengantisipasi persoalan-persoalan yang harus ditangani. Karena kebanyakan orang berfikir seolah-olah evaluasi diakhir semuanya sudah selesi. Sebenarnya evaluasi ini bertahap, mulai dari tahap perencanan, pelaksanaan dan di akhir juga harus di evaluasi,” pungkasnya.(rn) Adv.

Ket poto : Acara Konvegensi Stunting

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Wakil Ketua II DPRD Kepahiang Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI Ke-81 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru