Sampah di Kota Bengkulu Menggunung, Tak Kunjung Teratasi

- Penulis

Sabtu, 14 Januari 2023 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Sampah di Kota Bengkulu menggunung.Ini setelah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah,  Air Sebakul terancam tutup lagi.Lantaran ekskavator untuk meratakan sampah di TPA sampah tersebut,  rusak lagi.Pembongkaran sampah dari mobil sampah hanya dilakukan manual oleh para pemulung yang mengais rezeki di lokasi itu.

Satu mobil sampah jenis pikap, biaya bongkar sampahnya Rp 100 ribu.Rusaknya ekskavator itu, membuat mobil pengangkut sampah antre lama menunggu giliran membongkar muatan.

Oprator exskavator Muhamad Guansyah mengatakan,  kerusakan ekskavator ini membuat tumpukan sampah meluber sampai ke jalan pintu masuk TPA.“Iya kemarin (14/1) mulai rusaknya. Jadi kami perbaiki dulu,” ungkapnya.

Alat berat itu sering kali rusak. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kalau kerusakan sudah sering Mas. Cuma mau bagaimana lagi, kan kita ini pekerja,” ujarnya.

Ia mengatakan kerusakan ekskavator ini ada pada bagian mesin.Karena alat berat ini sudah cukup tua.“Sebenarnya kerusakan ini sudah lama, namun belum terlalu parah.Dulu rusak di bagian pompa.Ini kerusakan di bagian selang control valve,” jelasnya.Akibat selang valve rusak, oli terus mengalir keluar.Jika dipaksakan kerusakan bisa bertambah parah.

“Makanya diperbaiki dulu. Walaupun dipaksa juga bagaimana.

Beli oli 40 liter sekali kerja, mau pakai uang siapa,” keluhnya.Sementara itu salah satu sopir Aliansi Tekad Bengkulu Bersih (ATBB), Buhari Muslim mengatakan sudah mengantre lama untuk membongkar sampah.

Baca Juga  Sahabat Ganjar Pranowo "Serbu" Kediaman Walikota Helmi Hasan

“Saya mengantre dari jam 10 kemungkinan saya bongkar malam nanti.

Karena antrean saya boleh dikatakan paling belakang,” ungkapnya.Ia menambahkan seharusnya pemerintah membersihkan jalan masuk ke lokasi TPA yang tertimbun sampah. Sehingga mereka bisa masuk dan membongkar sendiri.

“Kami ini bayar untuk bongkar per mobil ini Rp 100 ribu sekali bongkar untuk upah pemulung.

Makanya saya bilang mau makan apa kami ini.Sedangkan masyarakat marah gara-gara sampah tidak terangkut,” jelasnya.

Sementara itu warga Kelurahan Bajak Siti (39) mengatakan ia kesal karena angkutan tidak mengambil sampah.

“Sampah ini numpuk, karena mobil yang mengakut sampah ini belum mengangakut sampai kini.Padahal kami ini bayar,” kesalnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan menyampaikan TPA sampah  Air Sebakul sementara tidak beroperasi.

Dikarenakan alat ekskavator rusak.Saat ini alat berat itu sedang diperbaiki. Kemungkinan hari ini sudah bisa kembali bekerja.

“Rusak lagi ini. Lagi perbaikan ganti selang valve,” tutupnya.(Tut)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru