Strategi Gubernur Rohidin Berdayakan Masyarakat Pesisir Melalui Hutan Mangrove

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Gubernur Rohidin Berdayakan Masyarakat Pesisir Melalui Hutan Mangrove

Bengkulu,Beritarafflesia.com-Pemberdayaan masyarakat pesisir di Provinsi Bengkulu tidak hanya berfokus pada aspek konservasi hutan mangrove, yang luasnya mencapai lebih dari 2.000 hektare dengan 60 persen di antaranya terletak di Pulau Enggano. Pemberdayaan ini juga mencakup pengembangan potensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh lagi, pemberdayaan tersebut harus terintegrasi dengan nilai-nilai ekonomi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan pendekatan ini, mereka dapat langsung merasakan manfaat dari keberadaan hutan mangrove di sekitar mereka.

Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, usai membuka Workshop Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Mangrove Daerah melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir sekitar Hutan Mangrove Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula salah satu hotel di kawasan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Kamis (12/09/2024).

Baca Juga  Pelantikan Rohidin-Rosjonsyah Dijadwalkan Besok

“Langkah ini telah kami kerjasamakan dengan para pemerhati lingkungan dan LSM yang telah menghasilkan berbagai produk, termasuk pembibitan mangrove yang melibatkan masyarakat setempat,” ujar Gubernur Rohidin.

Lebih lanjut, Gubernur Bengkulu ke-10 ini menambahkan bahwa penguatan kelembagaan secara berjenjang dapat terus dilakukan, bahkan bisa diadopsi oleh daerah lain.

Strategi Gubernur Rohidin Berdayakan Masyarakat Pesisir Melalui Hutan Mangrove

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan dan tanggung jawab dalam melestarikan hutan mangrove serta menggali nilai ekonomi sejak dini. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan kelembagaan yang dimulai dari tingkat TK/PAUD. Program ini bisa disinergikan dengan Kemendikbud melalui pengembangan kurikulum yang relevan.

“Kami juga telah menyusun beberapa buku cerita anak tentang pelestarian dan kecintaan terhadap hutan mangrove. Saya berharap ini bisa menjadi instrumen penting kedepannya,” pungkasnya.(Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis
Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:33 WIB

Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Berita Terbaru