Permintaan Daging Minim, Penjual Mengeluh

- Penulis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Walau Jual Beli Daging Sapi Masih Sepi, Namun Para Pedagang Daging Di Pasar Minggu Tetap Setia Dan Sabar Menunggu Pembeli 

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com – Penjualan daging  sapi di los daging Pasar Minggu dari hari ke hari semakin sepi pembeli. Harga yang masih tinggi per kilogram antara 120 ribu sampai Rp 130 ribu diduga penyebab masyarakat tidak mampu membeli. Apalagi saat ini masih kondisi pandemi Covid-19

Penjual daging di Pasar Minggu, Lis (40) mengatakan tidak dapat mengetahui persis penyebab mengapa penjualan daging sapi saat ini semakin susut sampai membuat keadaan los daging lengang.  Penyebab apa karena pandemi atau karena alasan lain  juga tidak dapat diketahui persis. Keadaan sepi dan lengang ini kata Lis terjadi setiap hari, bahkan saat hari liburpun seperti hari Minggu keadaannya masih sepi-sepi saja. “Bisa lihat sendiri keadaan los-los yang ada tak ada yang berjualan,” bebernya.

Baca Juga  Sebanyak 29.552 Jiwa Tercover BPJS Gratis Pemkot Bengkulu

Sebelum Pasar Minggu dan Los daging keadaan menjadi sepi sambung Lis, pernah jual beli daging sempat menembus sampai 100 kilogram per hari. Permbelian daging dalam jumlah besar biasanya waktu itu untuk Kebutuhan pesta pernikahan serta olahan panganan Bakso sebagai makanan cukup digemari sebagian masyarakat di Kota Bengkulu. Sekarang keadaannya berbalik 180 derajat, pesta-pesta berkurang serta tukang-tukang bakso mengurangi pembelian daging karena jual beli panganan bakso juga menurun. “Kalau sekarang ini bisa jual 6 kilogram sehari saja sudah syukur sekali, ‘’katanya.

Hal senada disampaikan Rio (18) Pedagang sapi di los lain yang tempatnya berdekatan dengan Los daging yang diJaga Lis. Menurutnya  keadaan pasar yang sepi sekarang ini sudah sangat memprihatinkan. ‘’Sekarang ini sudah benar-benar sepi mas, jadi dampaknya penjualan daging sangat berkurang sekali,”tutupnya. (rn

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Rabu, 23 September 2026 - 18:59 WIB

Yosia Yodan Dorong Anak Muda Bengkulu Bawa Produk Lokal Mendunia

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Berita Terbaru