Camat Gading Diminta Tindak Tegas, Warung Tuak dan Jual Daging Celeng serta Soto Daging Anjing Ilegal

- Penulis

Sabtu, 6 Januari 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption poto: Jhon pemilik Warung Tuak dan Jual Daging Celeng dan Soto Daging Anjing Ilegal

Caption poto: Jhon pemilik Warung Tuak dan Jual Daging Celeng dan Soto Daging Anjing Ilegal

Bengkulu,,Beritarafflesia.com-  Masyarakat Jalan Sadang Raya, kelurahan lingkar barat Kecematan Gading Cempaka kota Bengkulu mengaku resah dengan keberadaan warung tuak yang berkedok Usaha Travel milik salah satu jurnalis media online inisial Jhon menjadi sorotan masyarakat sekitar.

Eronisnya warung tuak yang beroprasi di depan Universitas Terbuka ini tak hanya menjual tuak, namun aktivitas keseharian pemilik Kedai Tuak berada di lingkungan masyarakat umum ini ternyata menjual daging Celeng atau Babi dan soto daging anjing ilegal.

Salah satu toko masyarakat setempat yang tidak mau disebut namanya menyebut, pihaknya mendesak ketua rt dan lurah bersama camat gading cempaka agar membongkar warung tuak tersebut.

“Apalagi warung tuak ini medusnya buka usaha travel, tapi di dalamnya menjual daging babi dan soto daging anjing. Maka dari itu kami minta agar pak rt dan lurah beserta camat, babinsa selaku aparat penegak hukum agar menutup warung ini, jangan sampai beroprasi. Karena warung tuak dan jual barang non halal ini ilegal” Ujar Sumber media ini yang namanya minta di rahasiakan, sabtu siang (6/1/2024)

Baca Juga  Antisipasi Gempa,BPBD Bengkulu Lakukan Edukasi Penyelamatan

Menanggapi polemik tersebut, Camat Gading Cempaka kota Bengkulu AAN menegaskan, pihaknya baru mengetahui jika ada oknum wartawan yang membuka usaha warung tuak dan menjual daging celeng serta soto daging anjing tanpa izin atau ilegal. dengan demikian pihaknya akan berkordinasi dengan ketua RT setempat dan lurah lingkar barat, untuk segera menindaklanjuti laporan warga.

” Kota baru tau kalau ada oknum wartawan yang buka usaha warung tuak dan menjual daging non halal secara ilegal. maka dengan adanya berita di media sosial ini, kita akan segera menindak tegas jika memang usaha mereka meresahkan masyarakat dan menjual daging babi serta soto daging anjing tanpa izin” tandas Aan, saat dihubungi wartawan (Rian)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Berita Terbaru