Kota Bengkulu, Beritarafflesia.com. – Suasana duka menyelimuti jajaran Polresta Bengkulu atas wafatnya salah satu personel terbaiknya, AIPTU (Alm) Puput Joko Pitoyo.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Polresta Bengkulu melaksanakan upacara pemakaman secara kedinasan kepolisian yang berlangsung khidmat, mulai dari rumah duka hingga ke tempat peristirahatan terakhir.
Almarhum AIPTU Puput Joko Pitoyo diketahui wafat pada Selasa, 5 Mei 2026, di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu setelah menjalani perawatan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh rekan kerja dan institusi Polri, khususnya Polresta Bengkulu.
Upacara pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampus Universitas Bengkulu, dengan prosesi upacara kepolisian yang berlangsung penuh penghormatan.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, S.S., M.H. dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Yudha Setiawan, S.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Kompol Yudha Setiawan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami keluarga besar Polresta Bengkulu turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum AIPTU Puput Joko Pitoyo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok anggota Polri yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.
“Almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik, disiplin, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota Polri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kabag Ops mengajak seluruh personel untuk menjadikan kepergian almarhum sebagai pengingat akan pentingnya pengabdian yang tulus.
“Semoga apa yang telah dilakukan almarhum selama bertugas menjadi amal ibadah dan dapat menjadi teladan bagi kita semua dalam melaksanakan tugas ke depan,” tutupnya.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh penghormatan, diiringi doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.
Kehadiran para personel Polresta Bengkulu dalam upacara tersebut menjadi bukti solidaritas dan penghargaan terakhir kepada rekan sejawat yang telah mengabdi untuk institusi dan masyarakat. (Br)












