Ket Foto/ Puluhan Warga Desa Talang Sali Mengadu ke Kades dan DPRD Seluma Terkait PT MSS Pemberhentian Kerja Sepihak
Seluma, Beritarafflesia.com – Puluhan warga Desa Talang Sali, Kabupaten Seluma, mendatangi Kepala Desa Talang Sali, Pentra S.Pd, serta anggota DPRD Kabupaten Seluma, Febrinanda Putra Pratama, untuk menyampaikan keluhan terkait keputusan perusahaan yang diduga menghentikan pekerjaan mereka secara sepihak.
Warga mengaku kecewa dan merasa dirugikan atas kebijakan yang diterapkan oleh pihak perusahaan. Mereka berharap adanya perhatian dan solusi dari pemerintah desa maupun wakil rakyat agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan profesional
Salah seorang pekerja, Yongki (33), mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah pekerja lainnya yang bekerja di PT MSS tiba-tiba diminta untuk berhenti bekerja sementara atau di-off-kan oleh pihak perusahaan. Menurutnya, alasan yang diberikan perusahaan adalah karena jumlah hari kerja (HK) yang diperolehnya tidak mencapai lima hari dalam satu bulan.
“Kalau memang kami tidak masuk kerja karena malas, mungkin kami bisa menerima keputusan itu. Namun kenyataannya bukan karena kami tidak mau bekerja, melainkan karena memang tidak ada hari kerja yang diberikan oleh perusahaan,” ujar Yongki saat menyampaikan keluhannya.
Ia menilai keputusan tersebut tidak adil karena minimnya hari kerja bukan disebabkan oleh kesalahan pekerja. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi akibat kebijakan dan pengaturan pekerjaan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan.
Foto/ Warga saat ngadu ke rumah kepala desa
“Kami merasa sangat dirugikan. Tiba-tiba pada bulan ini kami diminta untuk berhenti bekerja terlebih dahulu, padahal yang menyebabkan kurangnya hari kerja adalah pihak manajemen perusahaan itu sendiri,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pekerja lainnya. Mereka berharap perusahaan dapat meninjau kembali kebijakan tersebut dan memberikan kesempatan kepada para pekerja untuk kembali bekerja seperti semula.
Sementara itu, Kepala Desa Talang Sali, Pentra S.Pd, mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya memfasilitasi aspirasi masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah.
“Kami menerima keluhan masyarakat dan akan berusaha menjembatani komunikasi antara pekerja dengan pihak perusahaan. Harapan kami, persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak merugikan masyarakat,” ujarnya
Menggapi hal ini menurut Anggota DPRD Kabupaten Seluma, Febrinanda Putra Pratama, juga menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Ia menegaskan bahwa hak-hak pekerja harus diperhatikan dan setiap kebijakan perusahaan hendaknya dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami akan mempelajari persoalan ini dan meminta penjelasan dari pihak perusahaan. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dirugikan akibat kebijakan yang tidak transparan. Kami berharap ada solusi terbaik yang dapat diterima oleh semua pihak,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT MSS belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh para pekerja tersebut.demikian,( Maman)












