Dibalik Permasalahan Rektor Terpilih

- Penulis

Senin, 14 Desember 2020 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra Utara, Beritarafflesia.com – Rektor terpilih Universitas Sumatera Utara mengalami permasalahan serius, hal ini dikarenakan rektor terpilih atas nama Dr. Muryanto Amin melakukan plagiat jurnal yang dipublikasikan pada Tahun 2017 dan 2018.

“Ini merupakan pelanggaran berat yang seharusnya tidak boleh terjadi di perguruan tinggi manapun baik di Indonesia maupun Perguruan tinggi di luar negri. Permasalahan ini telah mencoreng nama baik Universitas Sumatera Utara,” Sampai salah satu pengamat dunia pendidikan Sumatera Utara L.V Yoge Sihombing, SE, MBA.

Dikatakan “Yoge Sihombing Dalam upaya memberantas terjadinya plagiat di perguruan tinggi, Menteri Pendidikan Nasional telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no 17 tahun 2010 tentang pencegahan dan penanggulangan Plagiat di perguruan tinggi”.

Lanjutnya “Dalam pasal 12 dan 13 Permendiknas no 17 tahun 2010 telah mengatur sanksi yang tegas terhadap mahasiswa dan dosen yang terbukti melakukan plagiat.

Baca Juga  Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

“Bagi dosen yang terbukti melakukan plagiat akan diberikan sanksi penurunan pangkat dan jabatan akademik/fungsional dan pencabutan hak sebagai guru besar/profesor serta pemberhentian secara tidak hormat sebagai dosen”. Ungkapnya.

Ditambahkannya pula “Beratnya sanksi tersebut tentunya menjadi masalah berat bagi rektor terpilih dan menurut persyaratan Calon Rektor USU yang tercantum dalam pasal 49 huruf h Peraturan Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara no 16 Tahun 2016 Tentang Organisasi dan Tata Kelola USU disebutkan “Tidak pernah diberikan sanksi akademik karena melakukan plagiarisme”.

Status MA semakin terjepit selain batalnya pelantikan/serah terima jabatan rektor dan terancam tidak mendapatkan guru besar”. (Rilis/Rustam).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemda dan Satgas Operasi Damai Cartenz Klarifikasi Isu Bom di Gereja Intan Jaya: Dipastikan Hanya Komponen Lonceng Gereja
Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Jaga Stabilitas Keamanan Kota Dekai, Yahukimo
Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia
Patroli Jalan Kaki, Personel Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan dan Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya
Tim Bulutangkis Polri Raih 4 Medali Emas dan 2 Perak SEA Police Badminton Championship 2026 di Kamboja
Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya
Bhabinkamtibmas Hadiri Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 115 Kaur
Adi Mambrasar Puji Kiprah Satgas Damai Cartenz, Humanis dalam Pelayanan, Tegas dalam Penegakan Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:32 WIB

Pemda dan Satgas Operasi Damai Cartenz Klarifikasi Isu Bom di Gereja Intan Jaya: Dipastikan Hanya Komponen Lonceng Gereja

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:47 WIB

Patroli Jalan Kaki Ops Damai Cartenz 2026 Jaga Stabilitas Keamanan Kota Dekai, Yahukimo

Senin, 1 Juni 2026 - 22:45 WIB

Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia

Senin, 1 Juni 2026 - 16:08 WIB

Patroli Jalan Kaki, Personel Ops Damai Cartenz Perkuat Keamanan dan Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:02 WIB

Tim Bulutangkis Polri Raih 4 Medali Emas dan 2 Perak SEA Police Badminton Championship 2026 di Kamboja

Berita Terbaru