Pemprov Bengkulu Harus Fokus Awasi DAS dan Alih Fungsi Lahan

- Penulis

Senin, 3 Mei 2021 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Bengkulu Tantawi Dali, S. Sos. M.M

 

 

BENGKULU.Beritarafflesia.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu diminta fokus untuk mengawasi kondisi kerusakan sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Bengkulu yang parah dan ancaman alih fungsi lahan terutama areal persawahan menjadi perkebunan atau peruntukkan lain juga diperlakukan serupa. Hal itu ditegaskan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, S.Sos, MM, Senin (3/5/2021).

“Terkait kondisi DAS dan ancaman alih fungsi lahan merupakan catatan yang diberikan terkait Raperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Permasalahan ini menjadi perhatian, agar kedepannya Pemprov dapat fokus mengawasi baik DAS ataupun alih fungsi lahan,” kata Tatawi

Tantawi mengatakan, berdasarkan pemantauan langsung ke sejumlah titik, dan faktanya DAS-DAS yang ada tidak terpelihara dan kerusakannya sudah sangat parah. Bahkan terlihat perkebunan kelapa sawit, sama sekali tidak mengindahkan kaidah penanaman pada areal DAS.
“Ini terjadi lantaran lemahnya pengawasan dari pemerintah. Bahkan ancaman kerusakan DAS ini, bisa-bisa kedepannya berakibat fatal terutama bagi masyarakat, seperti bencana banjir bandang,” sesalnya

Baca Juga  4 Kapolres dan PJU Polda Bengkulu Berganti, Cek Daftar Lengkapnya

Selain itu, menurut politisi NasDem itu, ancaman alih fungsi lahan, Pemprov harus memberikan perlakuan serupa. Terlebih saat ini alih fungsi lahan, terutama dari areal persawahan menjadi perkebunan ataupun peruntukkan lain sepeti bangunan terus mengancam.

“Masyarakat melakukan alih fungsi lahan itu karena sarana dan prasarana yang kurang memadai. Seperti di Kabupaten Bengkulu Utara, irigasi Air Nokan yang merupakan peninggalan zaman kolonial dulu hingga sekarang belum pernah tersentuh revitalisasi. Jangan sampai karena kurang maksimalnya irigasi itu, menjadi alasan warga mengalihfungsikan lahan mereka,” ungkapnya.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru