Di era teknologi dan digitalisasi yang semangkin canggi seperti sekarang ini, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menekankan kepada masyarakat provinsi Bengkulu untuk terus menjaga sikap dan adat jangan sampai salah adab dalam bermedia sosial
Provinsi Bengkulu,Beritarafflesia.com– Di era teknologi dan digitalisasi yang semangkin canggi seperti sekarang ini, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menekankan kepada masyarakat provinsi Bengkulu untuk terus menjaga sikap dan adat jangan sampai salah adab dalam bermedia sosial.
Hal itu diungkapkannya saat menjadi keynote Speaker falam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Selasa (13/7/2021).
“Tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing,” kata Gubernur Rohidin.
Selain itu Gubernur juga menekankan, jangan sampai putra putri daerah maupun masyarakat terjerumus dalam hal yang melawan hukum. Maka, perlu adanya sifat dalam bermedsos menjaga sikap dan adat agar tidak salah beradab.
“ Saya berharap seluruh masyarakat Bengkulu, terutama kepada putra-putri kita jangan sampai akibat salah sikap dalam menggunkan medsos, akhirnya berurusan dengan hukum,” Imbuhnya
Disis lain, Arius Satoni Kuniawansyah, S.Kom., M.Kom, akedemisi dari Universitas Dehasean Bengkulu menekankan pentingnya literasi digital bagi para peserta didik. Literasi digital bagi anak didik di digitalisasi antara lain, memiliki pengetahuan yang baik, memiliki sikap dalam proses kegiatan belajar mengajar dimasa Pandemi Covid-19 ini
“Dimana perlunya dalam hal tatatacara berkomunikasi dengan guru, serta menulis dan membagikan tulisan, foto, video, dan kegiatan-kegiatan akademik yang edukatif,” tegasnya.
Sementara itu, narasumber lainnya Deni Dwi Cahya menjelaskan, perlunya etika dalam berjejaring media sosial. Karena saat ini jarimu adalah harimaumu.
“Maka perlu tips cerdas berdigital dengan cara kritis, bertanggung jawab, bekerja sama, serta belajar dan berbagi minat dan keahlian secara digital” Pungkasnya.(BR)












