BPKP Provinsi Bengkulu Uraikan Alokasi & Realisasi Dana Penanganan Covid-19

- Penulis

Jumat, 23 Juli 2021 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar Anggaran Covid

BENGKULU, (Beritarafflesia.com)– Jum’at (23/7) Teguran Mendagri terkait pengalokasian realisasi dana penanganan Covid 19 untuk Provinsi Bengkulu, tentu memiliki dasar.

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu, Iskandar Novianto menyampaikan dalam realisasi anggaran penanganan Covid-19 sampai saat ini baru mencapai 23,21 persen atau Rp 204,49 miliar.

Dari total anggaran keseluruhan pemda provinsi, kota dan kabupaten di Bengkulu berjumlah Rp 881,23 miliar, dengan Rp 676,7 miliar belum terealisasi.

“Dari semua Pemda (Pemerintah Daerah,red) masih ada Bengkulu Tengah yang belum ada realisasi. Juga ada beberapa kabupaten yang belum optimal penyerapannya,” sampainya.

Atas pencapaian ini, ia menyayangkan beberapa Pemda yang belum optimalnya penyerapan realisasi anggaran, untuk itu ia menyarankan agar fleksibilitas dalam penganggaran realokasi dan refocusing ini bisa lebih tepat sasaran.

“Kunci dari penganggaran yang tepat adalah kita mengetahui pokok permasalahannya. Sehingga kita punya kunci untuk mengatasinya,” kata Iskandar.

Dijelaskannya, bila berbicara tentang pandemi Covid-19, Iskandar menilai hal ini adalah sesuatu yang unik. Pasalnya, disini banyak terjadi perubahan permasalahan.

Misalnya jika suatu daerah berubah zona, maka yang berdampak pada harus diubah juga anggaran untuk penanganannya. Seperti dari zona merah berubah jadi hijau. Zona orange menjadi zona merah, atau sebaliknya merah menjadi orange.

“Ini artinya, fleksibilitas dalam penganggaran itu harus kita siapkan,” imbuhnya.

Artinya diberikan keleluasaan untuk penganggaran itu, lanjut Iskandar, maka pihaknya Pemda harus cepat untuk melakukan perubahan dalam penganggaran, begitu terjadi perubahan zona.

Yang misalnya dari orange berubah jadi hijau, anggaran di kesehatan bisa dialihkan untuk jaring pengaman sosial atau pemulihan ekonomi .

Sebaliknya bila ada perubahan zona yang mendekati merah maka kita dapat fokuskan anggaran ke bidang kesehatan, dan refocusing seperti ini penting.

“Makanya fleksibelitas anggaran itu penting. Bila fleksibelitas itu tidak kita gunakan, maka kebutuhan anggaran yang sebenarnya memuncak itu tidak terakomodir.

Dan tidak terjadi penyerapan anggaran secara optimal,” tukas Iskandar.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari BPKP Provinsi Bengkulu per 21 Juli 2021.  Untuk jumlah realisasi anggaran Covid-19 Pemda Bengkulu.

Baca Juga  Pembentukan Forum Kemitraan BPJS Kesehatan, Pemprov Bengkulu Optimalkan Layanan

Diantaranya Pemprov Bengkulu dengan total anggaran Covid-19  Rp 193,4 miliar, dan realisasi Rp 47,8 miliar. Kota Bengkulu total anggaran Covid-19  Rp 57,5 miliar dan ealisasi Rp 17,5 miliar. Bengkulu Selatan total Anggaran Covid-19  Rp 68,1 miliar dan realisasi Rp 16,2 miliar.

Rejang Lebong total anggaran Covid-19  Rp 45,7 miliar dan realisasi Rp 15,5 miliar. Bengkulu Utara total anggaran Covid-19  Rp 201,9 miliar  dan realisasi Rp 57,4 miliar.

Kaur total anggaran Covid-19  Rp 132,2 miliar  dan realisasi Rp 37,1 miliar. Kemudian, untuk Seluma total anggaran Covid-19  Rp 38,8 miliar dan realisasi Rp 1,192 miliar.

Mukomuko total anggaran Covid-19  Rp 45,4 miliar dan realisasi Rp 4,1 miliar. Lebong total anggaran Covid-19  Rp 29 miliar dan realisasi Rp 5,9 miliar. Kepahiang total anggaran Covid-19  Rp 34,4 miliar dan realisasi Rp 1,4 miliar.

Dan untuk Bengkulu Tengah total anggaran Covid-19  Rp 34,3 miliar, realisasinya masih nihil per 21 Juli ini.

Daftar Realisasi Anggaran Covid-19 Pemda Bengkulu (Sumber BPKP Provinsi Bengkulu) ; 

Pemprov Bengkulu

Total Anggaran Covid-19  Rp 193,4 miliar

Realisasi Rp 47,8 miliar

Kota Bengkulu

Total Anggaran Covid-19  Rp 57,5 miliar

Realisasi Rp 17,5 miliar

Bengkulu Selatan

Total Anggaran Covid-19  Rp 68,1 miliar

Realisasi Rp 16,2 miliar

Rejang Lebong

Total Anggaran Covid-19  Rp 45,7 miliar

Realisasi Rp 15,5 miliar

Bengkulu Utara

Total Anggaran Covid-19  Rp 201,9 miliar

Realisasi Rp 57,4 miliar

Kaur

Total Anggaran Covid-19  Rp 132,2 miliar

Realisasi Rp 37,1 miliar

Seluma

Total Anggaran Covid-19  Rp 38,8 miliar

Realisasi Rp 1,192 miliar

Mukomuko

Total Anggaran Covid-19  Rp 45,4 miliar

Realisasi Rp 4,1 miliar

Lebong

Total Anggaran Covid-19  Rp 29 miliar

Realisasi Rp 5,9 miliar

Kepahiang

Total Anggaran Covid-19  Rp 34,4 miliar

Realisasi Rp 1,4 miliar

Bengkulu Tengah

Total Anggaran Covid-19  Rp 34,3 miliar

Realisasi –

(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda
Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah
Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan
Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah
Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Matangkan Verifikasi KDMP, Pemprov Bengkulu Perkuat Koordinasi dengan Polda

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Perkuat Regulasi Sanitasi, Pemprov Bengkulu Usulkan Raperda Strategi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Karisma Tembus Grand Final Liga DMD, Pemprov Bengkulu Siap All Out Beri Dukungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Desa Cantik Jadi Kunci, Pemprov Bengkulu Perkuat Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemkot Bengkulu Rencanakan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota pada 2027, Optimalkan Aset Daerah

Berita Terbaru