Dalam Workshop Virtual, Gubernur Rohidin Sampaikan Pentingnya Stabilisasi Pembangunan Tanpa Mengubah Fungsi Hutan

- Penulis

Selasa, 27 Juli 2021 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin saat membuka Workshop Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Hutan ke Dalam Rencana Pembangunan di Provinsi Bengkulu via Virtual Meeting, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu

Bengkulu, (Beritarafllesia.com) – Selasa (27/07) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa kegiatan pengelolaan sumber daya hutan jangan sampai mengubah fungsi kawasan hutan itu sendiri.

“Jangan sampai kegiatan pembangunan ekonomi itu mengubah fungsi kawasan hutan. Dengan dibukanya akses dalam bentuk apapun, kawasan hutan tidak akan berubah. Ini yang harus kita dorong,” kata Rohidin saat membuka Workshop Integrasi Pengelolaan Sumber Daya Hutan ke Dalam Rencana Pembangunan di Provinsi Bengkulu via Virtual Meeting, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

Dikatakan Gubernur Rohidin, terdapat beberapa point penting dalam pengelolaan sumber daya hutan yang terintegrasi yang harus jadi perhatian bersama.

Pertama, yaitu integrasi kewilayahan yang perlu dibangun. Kedua, integrasi pemanfaatan hutan. Ketiga, integrasi pemberdayaan masyarakat sekitar hutan dan keempat integrasi kelembagaan terkait, mulai dari tingkat bawah hingga ke tingkat pusat.

Baca Juga  Perangi 3C, Tim Gabungan Satgas 2 Merah Putih dan Polsek Ratu Samban Bekuk 4 Pelaku Pencurian Iphone

“Jika 4 poin itu dilaksanakan secara baik maka sumber daya hutan yang ada di Bengkulu itu betul-betul akan menjadi sumber daya ekonomi yang bisa mendorong kesejahteraan masyarakat bengkulu,” jelas Gubernur Bengkulu ini.

Gubernur Rohidin menambahkan bahwa pelaksaan untuk membuka aksesibilitas atau interkoneksi Bengkulu dengan wilayah Sumatera harus dilakukan dengan benar.

“Dapat dipastikan aksesibilitas dan interkoneksi itu justru akan menyelamatkan porsi kawasan hutan. Dengan adanya konektivitas dan aksesibilitas, maka kontrol dan pengawasan kawasan hutan bisa lebih produktif dan hutan akan bernilai ekonomi,” tegas Rohidin.

Namun untuk melakukan kegiatan ini, kata Rohidin, integrasi antara lembaga-lembaga yang terkait perlu dilakukan.

“Lembaga-lembaga seperti NGO, akademisi, Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten/Kota harus terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi selaku perwakilan Pemerintah Pusat di daerah terkait dengan perizinan dan pemanfaatan. Jangan sampai adanya kontradiktif dan harus saling menguatkan karena kita satu visi,” tutup Gubernur Rohidin.(BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah
TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario
Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen
Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global
Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data
Pastikan Proyek Sesuai Spesifikasi, Wagub Mian Tinjau Pembangunan SPAM IKK Pinang Raya
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Sekprov Bengkulu Dorong ASN Segera Lengkapi Pendataan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Bengkulu Jadi Tuan Rumah Munas XI PPNI, Ribuan Peserta Diharapkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:34 WIB

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Rakor Dinkes, Wagub Mian Targetkan CKG Bengkulu Tembus 50 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Setengah Abad Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Pemprov Dorong Lulusan Tembus Persaingan Global

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Penyaluran Beras Bansos Bengkulu Capai 7,9 Juta Kilogram, Sekda Tekankan Validasi Data

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB