Mobil dinas saat mendatangi jukir di salah satu indomaret kota Bengkulu
Bengkulu,Beritarafflesia.com- Ada-ada saja perbuatan pejabat yang menggunakan fasilitas negara ini. Bagaimana tidak, akhir-akhir ini beredar di beberapa group Whatsaap, tentang seorang yang diduga pejabat pemerintah memarahi seorang juru parkir (jukir).
Kejadian tersebut terjadi disalah satu gerai Indomaret di kota Bengkulu,pada Kamis malam(05/08/2021) kemarin
Diceritakan oleh Jukir tersebut, Sona, bahwa pengendara mobil dinas (mobnas) plat merah dengan nomor Polisi BD 9307 AY jenis pajero sport tersebut menghampirinya sambil marah-marah.
“Pengendara mobil dinas itu ngomong (mengatakan,red) kalau di Indomaret dan Alfamart tidak boleh mengambil uang parkir,” jelas Sona.
Lebih lanjut Sona menjelaskan, tidak hanya melontarkan kalimat tersebut, oknum pengendara mobnas itu juga mengatakan kalau penarikan uang parkir yang dilakukan oleh Sona adalah ilegal.
Menanggapi hal tersebut koordinator parkir di gerai Indomaret dan Alfamart se Kota Bengkulu, Masri, mengatakan bahwa tindakan oknum pejabat tersebut akan dilaporkan ke pihak berwajib.
“Kita akan melaporkan ke pihak berwajib, karena tindakan tersebut akan menimbulkn persepsi yang salah dimasyarakat,” tegas Masri, saat menyambangi kantor Redaksi Beritarafflesia.com, Jum’at (06/08/2021) pagi.
“Sedangkan parkir diseluruh gerai Indomaret dan Alfamart di kota Bengkulu, sudah memiliki izin dari Dispenda dan Pemerintah kota, bahkan pajak yang dibebankan kepada pengurus, sudah dibayarkan sesuai dengan ketetapan dari pemerintah kota Bengkulu,” lanjut Masri
Masri menegaskan, dirinya akan menghubungi Jukir tersebut, mengumpulkan alat bukti dan saksi, kemudian dirinya akan melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib.
“ Kita Akan panggil jukirnya sebagai saksi dalam laopran, dan setelah itu kita akan lapor biar nanti aparat hukum yang akan memprosesnya, karena pemilik mobil dinas ini sudah berulangkali mendatangi jukir sambil marah dan mengatakan bahwa jukir ilegal. Jadi terus terang kami tidak terima atas tuduhan oknum pejabat yang memakai mobil dinas itu, bahkan sudah memprovokator ,” Tutup masri
Sementara itu hingga berita ini di tayangkan belum di ketahui pemilik mobil dinas tersebut, sampai saat ini belum ada keterangan pasti baik dari pemerintah kota maupun pemerintah provinnsi terkait perbuatan oknum pejabat yang menggunakan mobnas tersebut” (Phr)












