BPBD Mukomuko Umumkan Semua Desa Di Mukomuko Sudah Tidak Ada Zona Merah

- Penulis

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu untuk mencegah penularan COVID-19

Mukomuko,Beritarafflesia.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan semua desa dan kelurahan di setempat sejak beberapa hari ini tidak ada yang berstatus zona merah atau risiko tinggi penyebaran COVID-19.

“Terakhir atau tanggal 18 Agustus 2021 ada dua desa dan kelurahan berstatus zona merah, dan setelah itu tidak ada lagi desa yang bertatus zona merah,” kata BPBD Kabupaten Mukomuko Syahrizal, dalam keterangan di Mukomuko.Sabtu,(21/08/2021).

Ia mengatakan hal itu berdasarkan data sebaran kasus aktif COVID-19 sejak beberapa hari terakhir dan penentuan desa/kelurahan berstatus zona merah, oranye, kuning di daerah ini.

Ia menyebutkan kasus aktif COVID-19 di daerah ini sejak beberapa hari ini sebanyak 95 kasus yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

“Dari sebanyak puluhan kasus aktif yang tersebar di daerah ini, tujuh desa dan kelurahan di daerah ini berstatus zona oranye dan enam desa berstatus zona kuning,” katanya.

Ia menyatakan meskipun desa dan kelurahan di daerah ini tidak ada yang berstatus zona merah namun warga setempat tetap diminta untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Terkait dengan penetapan status zona tersebut, pemerintah setempat mengeluarkan surat edaran (SE) bupati menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan COVID-19.

Baca Juga  Warga Desa Pasar Baru Protes 4 Perangkat Desa Menerima Bantuan BST

Berdasarkan surat edaran tersebut, PPKM mikro diberlakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah di tingkat dusun atau rukun tetangga.

Kemudian mengoptimalkan palaksanaan fungsi pos komando penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan yang memiliki empat fungsi, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung pelaksanaan penanganan COVId-19 di tingkat desa.

“Sebenarnya Posko COVID-19 tingkat desa itu harus aktif meski desa tersebut berstatus zona merah atau tidak, karena ada pembiayaan kegiatan di posko tersebut dari dana desa,” katanya.

Pihaknya menentukan status zona berdasarkan jumlah kasus di wilayah tersebut, yakni satu hingga dua kasus zona kuning, tiga sampai lima kasus zona oranye dan lima sampai tujuh kasus zona merah.

Satgas Penanganan COVID-19 tingkat kabupaten akan memantau dan berkeliling di sejumlah desa yang berstatus zona merah untuk memastikan tidak ada aktivitas keramaian di wilayah ini.

Sementara itu, sebanyak 95 pasien COVID-19 di daerah ini yang menjalani isolasi mandiri dan dirawat di RSUD atau yang masih aktif COVID-19 dari sebanyak 2.080 kasus positif COVID-19 di daerah ini.

Sedangkan jumlah total spesimen yang diperiksa sebanyak 7.394 sampel, jumlah total spesimen yang dinyatakan positif COVID-19 sebanyak 2.080 orang.”(rn).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bengkulu Amankan Tersangka Penipuan Terkait Seleksi Jabatan Direktur Utama Bank Bengkulu
Menuju KASAD CUP XVI 2026, Wakapolda Bengkulu Pesankan Sportivitas dan Keselamatan kepada Atlet Judo
Ngopi Santai” Kapolda Bengkulu Bersama BEM se-Kota Bengkulu, Perkuat Dialog dan Sinergi Kamtibmas
Kapolda Bengkulu Terima Audiensi Kepala Perwakilan BPKP Bengkulu, Perkuat Sinergi Pengawasan Keuangan
Kapolda Bengkulu Silaturahmi dengan Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolda Bengkulu Hadiri Kegiatan Penerjunan Taktis dan Free Fall Latihan Kopassus di Jembatan Layang Danau Dendam
Dengarkan Aspirasi Publik, Kapolda Bengkulu Hadiri Penutupan Lomba Speak Up Challenge “Polri untuk Masyarakat”
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Bengkulu Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Personel dan Masyarakat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:48 WIB

Polda Bengkulu Amankan Tersangka Penipuan Terkait Seleksi Jabatan Direktur Utama Bank Bengkulu

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:54 WIB

Menuju KASAD CUP XVI 2026, Wakapolda Bengkulu Pesankan Sportivitas dan Keselamatan kepada Atlet Judo

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:09 WIB

Ngopi Santai” Kapolda Bengkulu Bersama BEM se-Kota Bengkulu, Perkuat Dialog dan Sinergi Kamtibmas

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Kapolda Bengkulu Terima Audiensi Kepala Perwakilan BPKP Bengkulu, Perkuat Sinergi Pengawasan Keuangan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:54 WIB

Kapolda Bengkulu Silaturahmi dengan Ojol Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru