Astagfirullah! Bayi Baru Lahir Ditemukan Di Hutan Kepahiang

- Penulis

Senin, 23 Agustus 2021 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Anggota Polres Kepahiang Mengamankan Bayi Perempuan Yang Ditemukan Di Hutan Di kawasan Gunung, Sekitar Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu

Kepahiang,Beritarafflesia.com-Anggota Polres Kepahiang mengamankan bayi perempuan yang ditemukan di hutan di kawasan gunung, sekitar jalan lintas Kepahiang-Bengkulu, di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Minggu (22/8/2021).)

Bengkulu – Kepolisian Resor Kepahiang, Provinsi Bengkulu menyelidiki kasus bayi perempuan yang ditemukan warga di hutan lindung di jalan lintas Kepahiang-Bengkulu.

Kepala Reserse Kriminal Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau menyebut dugaan sementara bayi yang baru lahir itu sengaja dibuang. Hingga saat ini, petugas masih memburu terduga pelaku.

“Kami akan lakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tega membuang bayinya sendiri tersebut dan penyelidikan akan kami mulai dengan mencari bidan yang menolong persalinan,” katanya, Minggu (22/08).

Saat ditemukan, katanya, bayi itu dalam kondisi menangis dengan didapati beberapa luka lebam serta lecet di beberapa bagian tubuhnya.

Selain itu, katanya, tali pusar bayi saat ditemukan sudah dipotong dan dijepit klem sehingga semakin menguatkan dugaan jika proses persalinan bayi tersebut dibantu oleh bidan.

Baca Juga  Kegiatan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Buka Secara Resmi Oleh TP PKK Kab. Kepahiang

Bersama dengan bayi tersebut, katanya, petugas juga menemukan beberapa barang, di antaranya satu lembar kain panjang, satu lembar baju warna, satu lembar kain bedong, satu lembar popok, dan kaos tangan.

“Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan di kawasan gunung jalan lintas Kepahiang-Bengkulu pada pukul 08.55 WIB oleh dua orang saksi bernama Holidin dan Darmawi,” kata Welli.

Ia menjelaskan penemuan bayi tersebut pada Minggu (22/8), sekitar pukul 08.50 WIB. Saksi bernama Holidin bersama temannya ingin melihat bunga Raflesia di kawasan gunung di jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu, tepatnya di Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

Saat sedang berjalan masuk hutan, saksi mendengar suara tangisan bayi. Kedua saksi mencari sumber suara tersebut dan menemukan bayi perempuan terbungkus kain. Keduanya kemudian melaporkan penemuan itu ke kantor polisi terdekat.

“Diperkirakan bayi tersebut berumur satu hari dengan panjang 46 sentimeter dengan berat 2,3 gram. Lingkar dada 34 sentimeter dan lingkar kepala 31 sentimeter. Bayi itu saat ini sudah dalam keadaan aman,” pungkasnya.”(rn).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan
Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027
Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat
Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Khusus Bahas RKPDes
Pemdes Renah Kurung Gelar Musyawarah Desa Bahas Rembuk Stunting Tahun 2026
Pemdes Renah Kurung Kepahiang Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan Pembangunan Desa 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Nomor Urut Calon Kepala Desa Air Selimang Kepahiang Ditetapkan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Pemdes Temdak Sukses Gelar Musyawarah Desa, Bahas RKPDes Tahun 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemdes Permu Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 22 Keluarga Penerima Manfaat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Pemdes Mekar Sari Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes Tahun 2027

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Berita Terbaru