BNPB Gelar Simulasi Guna Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

- Penulis

Selasa, 5 Oktober 2021 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Simulasi Kewaspadaan Bencana yang di selenggarakan BNBP

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Selasa (5/10) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri secara resmi membuka Pelatihan Simulasi Penanggulangan Bencana di Provinsi Bengkulu Tahun 2021.

Kegiatan yang digagas Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdiklat BNPB) ini diharapkan meningkatkan kesiap-siagaan terhadap bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Hamka menjelaskan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan pengingat bahwa provinsi Bengkulu merupakan salah satu daerah yang rentan dengan potensi bencana. Simulasi dan pelatihan merupakan langkah yang tepat dalam meningkatkan kewaspadaan khususnya kepada satuan BPBD dan seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu secara umum.

“Bencana ini kalau kita tunggu tidak pernah datang, tetapi kita harus siap kalau dia datang, maka untuk mengantisipasi kedatangannya, kita melakukan langkah – langkah yang dilakukan oleh Pusdiklat BNPB dengan melakukan simulasi penanganan bencana di Provinsi Bengkulu,” jelas Hamka Sabri.

Pembukaan Simulasi Kewaspadaan Bencana yang di selenggarakan BNPB

Terkait kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi maupun penanganan bencana alam, Hamka menerangkan baik pemerintah provinsi maupun Kabupaten/Kota telah memiliki strategi yang juga didukung oleh kesiapan anggaran.

Baca Juga  Wagub Rosjonsyah : Pertahankan Kinerja Terbaik Corps

“Kita sudah punya strategi untuk bencana seperti banjir, longsor, dalam artian penanganan kejadian, penanganan paska, kalau tanggap darurat itu sudah diprogramkan di APBD II maupun APBD I juga di nasional, yang paling kita antisipasi adalah jika terjadi gempa besar disusul dengan tsunami, selain itu juga ada ada anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang digunakan jika terjadi bencana besar,” terang Hamka Sabri.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pusdiklat PB BNPB Theodora Eva A. pada kesempatan ini meminta agar BPBD Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat mensosialisasikan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) agar dapat di implementasikan secara maksimal kepada masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Nanti regulasinya BNPB ini yang akan berkoordinasi di tingkat pusat dan daerah, bagaimana sistem peringatan dini ini bisa di implementasikan di setiap daerah, mensosialisasikannya, memberikan SOP bagaimana warning sistem ini dapat berfungsi kepada masyarakat, lebih utama agar masyarakat lebih aware pada 5 menit pertama, 10 menit pertama terjadinya bencana,” jelas Theodora.(phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Berita Terbaru