Menteri Pertanian Apresiasi Langkah Gubernur Bengkulu Tangani Penyebaran Rabies

- Penulis

Jumat, 8 Oktober 2021 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Melalui berbagai program yang telah dilakukan beberapa tahun ini, Provinsi Bengkulu terus mendukung target Indonesia untuk Bebas Rabies pada tahun 2030. Ini tercermin dari beberapa Kabupaten di Provinsi Bengkulu telah dinyatakan bebas dari Rabies, yakni Bengkulu Utara, termasuk di pulau Enggano.

Hal ini langsung diapresiasi oleh Menteri Pertanian Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, saat Dialog Interaktif Menteri Pertanian RI Bersama Gubernur Bengkulu, Gubernur Sumsel, Gubernur Jateng, Gubernur NTB dan Beberapa Bupati Terkait Program Pengendalian Rabies Peringatan World Rabies Day (WRD) Tahun 2021, Jumat (8/10/2021).

Digelar secara virtual, Menteri Pertanian Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, saat Dialog Interaktif Menteri Pertanian RI Bersama Gubernur Bengkulu, Gubernur Sumsel, Gubernur Jateng, Gubernur NTB dan Beberapa Bupati Terkait Program Pengendalian Rabies Peringatan World Rabies Day (WRD) Tahun 2021 

“Mungkin karena Pak Gubernur Rohidin ini Dokter Hewan ya, intinya kita semua memberikan apresiasi, karena ada isolasi, ada preventifnya divaksin yang juga harus tersedia, ya saya berharap Bengkulu bisa menjadi model, coba keluarkan regulasi yang mungkin bisa saya pelajari, mungkin nanti 10 November kita bisa bertemu di Jakarta,” ungkap Menteri Syahrul Yasin Limpo yang juga membuka secara resmi Pencanangan Vaksinasi Menuju Bebas Rabies 2030.

Dalam dialog bersama Menteri Pertanian ini Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memaparkan komitmen dan program –  program Provinsi Bengkulu dalam mengantisipasi dan mengendalikan Rabies.

“Kita menjamin ketersediaan vaksin baik melalui BPBD maupun APBN itu jumlahnya ribuan dosis, kemudian vaksinasi massal pada Hari Rabies Sedunia yang alhamdulillah seribuan vaksin telah dilakukan, juga pengetatan mobilisasi hewan yang terkadang kita masih lengah karena sangat potensial membawa penyakit,” papar Gubernur Rohidin.

Baca Juga  Selaraskan Program, TP PKK Gelar Rakor 10 Program Pokok

Dialog Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Menteri Pertanian Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo Secara virtual

Gubernur Rohidin juga mengingatkan dan mengajak masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, untuk dapat divaksin maupun tidak melepas tanpa pengawasan di lingkungan masyarakat.

“Jika mempunyai hewan yang berpotensi Rabies itu untuk divaksinasi, kemudian jangan melepaskan binatang peliharaan terutama anjing, terakhir kita minta mengoptimalkan peran Puskeswan, Klinik Hewan, termasuk para Dokter Hewan di lapangan, tadi kita usulkan ke Pak Menteri untuk pembangunan Puskeswan yang baru, masih ada yang belum memiliki Puskeswan,” jelas Gubernur Rohidin yang juga merupakan lulusan Kedokteran Hewan UGM ini.

Rabies adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Umumnya, virus penyebab rabies menular ke manusia melalui gigitan hewan. Rabies tergolong penyakit berbahaya karena berisiko menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani. Di Indonesia, rabies atau yang dikenal dengan istilah “penyakit anjing gila” masih menjadi salah satu penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat.

Gejala rabies biasanya muncul sekitar 30–90 hari setelah penderita tergigit hewan yang terinfeksi. Hal ini dapat membuat diagnosis rabies sedikit susah, karena penderita bisa saja lupa telah tergigit atau tercakar hewan rabies. Gejala awal yang dapat muncul meliputi, demam, kesemutan pada luka gigitan dan Sakit kepala.(Rian)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru