Ini Alasan Gerakan Peduli Siswa Sempat Mandek Beberapa Tahun Terakhir

- Penulis

Kamis, 4 November 2021 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Drs. Sehmi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Drs. Sehmi

Bengkulu, Beritarafflesia.com – Ganasnya pandemi Covid-19 yang melanda Kota Bengkulu sangat berpengaruh pada dunia pendidikan. Para guru, siswa/i dibuat kebingungan dengan tarik ulur aturan atau kebijakan mengenai proses kegiatan belajar mengajar.

Tapi, mau tak mau pihak sekolah harus mentaati aturan pemerintah, baik itu pusat maupun daerah mengenai aturan di dunia pemdidikam dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal ini juga terjadi di Kota Bengkulu, berbagai kegiatan pendidikan sempat mandek, salah satunya gerakan peduli siswa (GPS) ini.

Bersyukurnya, dipengujung tahun 2021 ini GPS kembali digalakkan dibeberapa SMP dan SD di Kota Bengkulu. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kadisdik Sehmi saat diwawancara, Kamis (4/11/2021).

“Jadi, GPS ini memang telah dilakukan di beberapa sekolah, seperti di SMP 5, SMP 2 dan pada hari ini di SMP 1, dan juga di beberapa Sekolah Dasar lainnya di kota Bengkulu. Mereka melakukan gerakan ini hampir setiap bulan atau pun dua minggu sekali, dengan cara menghimpun dana dan setelah itu dari uang yang terkumpul diberikan kepada siswa lainnya yang membutuhkan dalam bentuk apa pun,” ujar Sehmi.

Baca Juga  Kegiatan Jalan Bahagia Untuk HUT kota bengkulu ke-304, Pedagang Makanan Laris Manis

GPS ini juga sebagai salah satu cara untuk mengatasi permasalah sosial di lingkup pendidikan yang ada di Kota Bengkulu.

“Untuk mengatasi persoalan sosial, memang memerlukan kekuatan sosial. Dan GPS ini merupakan salah satu jalan keluarnya, karena melalui GPS dapat membangun kebersamaan dan kekuatan peduli sesama bagi siswa yang membutuhkan. Dengan bantuan tersebut, maka akan menjadi kekuatan besar untuk mengatasi persoalan internal, sehingga tidak perlu lagi bersusah payah meminta bantuan ke komite maupun mengajukan proposal yang prosesnya sedikit rumit,” pungkasnya. (Phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu
Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda
Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri
Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP
Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026
Peminat Mahasiswa Asing ke Unib Membludak, 3.309 Pendaftar dari 60 Negara
Kesbangpol Kota Bengkulu Hadiri Pembukaan LKBB-PB Tingkat Provinsi 2026, Tiga SMA Siap Harumkan Daerah
Ratusan Tenda Siluman, Diduga Lakukan Pungli di Festival Tabot 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:22 WIB

KUA Kecamatan Selebar Raih Juara II Kontributor Terbaik Kemenag Kota Bengkulu

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:30 WIB

Gubernur Helmi Hasan Buka Retret Akbar Merah Putih,dan Dorong Pembentukan Karakter dan Kiat Sukses Sejak Muda

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:18 WIB

Kadis Dikbud Kota Bengkulu Imbau Kepsek Larang Jual Beli Buku di SD dan SMP Negeri

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:09 WIB

Pemkot Serahkan LKPD APBD 2025, Kepemimpinan Dedy- Ronny, Pemkot Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:58 WIB

Melalui Dinas PUPR, Pemkot Bangun Tiga Jembatan Rawan Banjir, Anggarkan Rp5,2 Miliar APBD 2026

Berita Terbaru