Pelayanan Petugas Medis di Kecematan Padang Jaya Tidak Baik, Warga Mintak Dinkes Bengkulu Utara Tegas
BENGKULU,Beritarafflesia.com – Warga Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara merasa kesal akibat perbuatan petugas medis di wilayahnya tidak melaksanakan tugas seperti yang di amanatkan pemerintah.
Kekesalan warga ini memuncak, lantaran saat ingin meminjam mobil ambulance yang terparkir disalah satu kediaman petugas kesehatan, yang hanya berjarak kurang dari 40 meter dari lokasi kejadian, berniat ingin melarikan dua korban di bawak ke Rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis., Namun tidak diberikan, dengan alasan tidak boleh dipakai kecuali sopir.
“Benar,dulu kami bermaksud ingin membantu membawa korban laka lantas ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis.Karna pinjam mobil ambulance yang di duga milik dinas kesehatan kabupaten Bengkulu utara yang tak jauh dari lokasi kejadian namun tidak diberikan, mereka beralasan tidak boleh dipakai kecuali sopir.,akhirnta kami pinjam mobil salah satu warga, milik pak Hambali ” Jelas Wawan warga desa marga sakti.
Tak hanya kali ini saja, hal serupa terjadi beberapa kali di jalur lintas tepat didepan kediamannya. Sebelumnya, peristiwa lakalantas merenggut nyawa warga Kecamatan Giri Mulya. Keluarga korban harus meminjam ambulance milik Puskesmas Giri Mulya untuk menjemput jenazah dari lokasi kejadian., padahal antara jenazah dengan petugas medis plat merah hanya berjarak 25 meter.
“Kita bicara kemanusiaan,maso mobil ambulan tidak boleh dipinjam. apakah memang ambulance itu hanya boleh dipakai petugas tertentu saja, kami tidak tau aturan itu. Yang kami tau hanya rasa kemanusiaan. Menyelamatkan korban yang sedang sekarat, sudah berulang kali ini terjadi ,” tambahnya sambil nada kesal.
Kondisi ini dibenarkan oleh warga lainnya yang sering membantu korban laka lantas di wilayah daerah tempat tinggalnya.
“Sudah berulang kali pak kami pinjam mobil ambulance yang ada di sini tapi idak boleh, seperti tidak ada rasa kemanusiaannya. Saya sempat berhentikan mobil truk yang melintas, padahal kecelakaan itu tepat dikediaman petugas medis yang ambulan nganggur, bahkan hanya terparkir di depan rmhnya” Terang Marhen Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya.
Mewakili masyarakat sekitar tempat tinggalnya, Marhen berharap, agar petugas medis memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Memiliki rasa kemanusiaan selaras dengan tugas dan amanat yang dia emban.
“Masyarakat sudah geram, persoalan bukan ini saja, kemaren ada warga minta tolong antar ke rumah sakit diminta uang 300 ribu rupiah. Kalo masalah kecelakaan dan mobil ambulance tak boleh digunakan itu sering terjadi, bukan sekali ini saja,”Ungkapnya sambil kesal.
Sementara itu, ketika media ini akan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara Samsul Maarif tidak bisa di hubungi,sehingga berita ini di tayangkan belum ada keterangan dari kadis dinas kesehatan Kabupaten Bengkulu utara terkait keluhan warga tersebut, demikian.( Bela)












